Saturday, June 25, 2022
HomeADVERTOTIALDPRD BERAUAnggota Komisi 1 DPRD Berau Hj Darlena Dorong Peningkatan Vaksinasi

Anggota Komisi 1 DPRD Berau Hj Darlena Dorong Peningkatan Vaksinasi

banner dprd samarinda

DEADLINE.CO.ID, TANJUNG REDEB – Sesuai data dari Dinas Kesehatan Berau, vaksinasi dosis pertama di Bumi Batiwakkal, telah mencapai 61 persen.

Dengan capaian dosis pertama yang melewati 50 persen, membuat Kabupaten Berau mengalami level PPKM menjadi level PPKM 2.

Tingginya capaian vaksinasi di Kabupaten Berau juga diapresiasi anggota DPRD Berau Hj Darlena. Politisi partai NasDem itu juga mendorong pemerintah agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan.

Pasalnya, dengan pemberian vaksin dapat mengurangi dampak bagi yang tertular sehingga diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19.

“Kami komisi satu melihat capaian vaksinasi ini tentu mengapresiasi dan Alhamdulillah Covid-19 bisa kita katakan sudah tidak ada dengan semakin sedikitnya orang terpapar karena saat ini tersisa 2 orang dilaporkan terkonfirmasi,” kata Hj Darlena.

“Kita harapkan pemberian vaksinasi kepada masyarakat bisa kita tingkatkan, karena ini langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 dan mengurangi dampaknya bagi yang terpapar Covid-19,” tuturnya.

Dirinya juga berharap dengan tingginya tingkat vaksinasi juga turunnya status level PPKM dapat berdampak baik bagi masyarakat Berau khususnya untuk perekonomian.

“Mudah-mudahan dengan demikian perekonomian bisa kembali normal,” imbuhnya.

“Kita di DPRD selalu mendorong pemerintah di Komisi 1, kami selalu mengingatkan agar anggaran yang ada salah satunya untuk masyarakat termasuk dalam penanganan Covid-19,” tegasnya.

Sebelumnya, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi mengatakan capaian Berau sudah lebih dari 50 persen walaupun masih di dosis pertama.

Iswahyudi menjelaskan, sebelumnnya penurunan PPKM juga dipengaruhi tingkat kematian di wilayah.

Dinas Kesehatan Berau juga menegaskan pemberian vaksin, akan digencarkan kepda dosis kedua, dengan jenis Sinovac.

Serta menggencarkan vaksin pada anak maupun kalangan pelajar.

Ia membeberkan akhir tahun jika bisa sudah bisa menyentuk paling tidak 70 persen untuk mencapai kekebalan komunal. Hal itu pasti dapat terealisasi, jika alokasi vaksin tersedia.

Saat ini jenis vaksinasi yang masuk ke Berau sudah mulai berag, baik itu Sinovac, Moderna maupun Astrazeneca, namun masyarakat tidak dapat memilih pemberian jenis vaksin.

“Apapun jenisnya yang datang, langsung kita berikan ke masyarakat. Kalau untuk dosis kedua, memang masih banyak yang menggunakan sinovac,” tutupnya. (*)

Komentar Anda
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments