Tuesday, July 23, 2024
HomeADVERTOTIALDPRD KALTIMApresiasi Kenaikan APBD 2022 Sebesar Rp 1,56 Triliun, Ini Tanggapan Fraksi PDIP

Apresiasi Kenaikan APBD 2022 Sebesar Rp 1,56 Triliun, Ini Tanggapan Fraksi PDIP

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Ketua komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Veridiana Huraq Wang mengapresiasi atas kenaikan APBD murni tahun 2023 yang direncanakan semula Rp 10,86 triliun menjadi Rp 12,42Triliun.

Penambahan APBD tahun 2022 sebesar Rp 1,56 triliun dinilainya lantaran kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur terhadap pembangunan dan ekonomi di Kaltim.

“Sehingga pada perubahan APBD tahun 2022 pendapatan daerah menjadi Rp 12,42 triliun atau berdasarkan persentase naik sebesar 14,3 persen,” ungkap Veridiana usai menghadiri rapat paripurna ke-34. Rabu 7 September 2022.

Tak hanya itu, Sekretaris fraksi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) tentang realisasi daya serap APBD tahun 2022 dirasa belum maksimal.

“Gubernur harus mengontrol kinerja SKPD terutama kesiapan memproses program kerja juga secara khusus mengevaluasi kinerja biro barang dan jasa. Tidak hanya itu, kelompok kerja yang bertugas mengeksekusi program dilapangan pun harus dievaluasi,” jelasnya.

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan pun khawatir dengan kebijakan dari Pergub Nomor 49 Tahun 2020 tentang tata cara pemberian, penyaluran dan pertanggungjawaban belanja bantuan keuangan pemerintah daerah yang menjadi kendala bagi realisasi anggaran. Pasalnya, aturan tersebut dianggap justru menghalangi visi misi Gubernur Kaltim yang sering digelontorkan, yakni ’Berani Untuk Kaltim Berdaulat’ antara lain pertama, berdaulat dalam bidang SDM berakhlak mulia, berdaya saing terutama perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

“Kami menilai pelaksanaannya belum maksimal, masih banyak persoalan yang justru bertolak belakang dari serangkaian upaya untuk mencapai visi tersebut,” tandasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments