Tuesday, March 5, 2024
HomeDAERAHSAMARINDADampak Banjir Semakin Parah, Angkasa Jaya: Stop Aktivitas Tambang, Hingga Ada Solusi

Dampak Banjir Semakin Parah, Angkasa Jaya: Stop Aktivitas Tambang, Hingga Ada Solusi

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA- Intensitas curah hujan yang sangat tinggi mengguyur Samarinda, menjadikan momok banjir terus membayangi warga Samarinda.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani, menanggapi persoalan banjir banyak sekali faktornya yang bersangkutan dengan kondisi kerusakan lingkungan di Samarinda.

“Faktor-faktor seperti aktivitas pertambangan dan pengembang permukiman yang melakukan pembukaan lahan. Contoh juga seperti Bandara APT Pranoto, sebelumnya daerah resapan air,” bebernya dalam kesempatan wawancara di kantornya Gedung DPRD Kota Samarinda, pada Jumat 19 November 2021.

“Pembukaan lahan serta tambang ini masalahnya membuat debit air semakin besar yang masuk ke Bendungan Benanga,” tambahnya.

Persoalan banjir ini menurutnya merupakan masalah yang harus segera dijawab oleh Pemkot serta Pemprov.

“Banjir ini harus segera ada solusinya sebab titik dari bari sudah mulai meluas. Sesuai data dari Balai Wilayah Sungai IB Samarinda Kementerian PUPR kalau tahun 2027, waduk Benanga akan tidak berfungsi,” jelas Angkasa.

“Artinya banjir akan semakin parah, hal itu bisa terjadi karena sedimentasi waduk Benanga mulai tinggi akibat aktivitas pertambangan di sekitar waduk,” ujarnya lagi.

Ia juga melihat perlu ada langkah cepat yang diambil hingga solusi utama menjawab persoalan banjir dapat dirumuskan.

“Perlu ada langkah cepat yang diambil agar dapat menghambat persoalan banjir ini semakin besar nantinya. Rekomendasi saya stop aktivitas pertambangan hingga ada konsep besar penanganan banjir di kota samarinda,” terangnya.

Kendati demikian, ia juga memahami kewenangan kebijakan pertambangan kini tidak di pegang oleh Pemkot maupun Pemprov.

“Kita hanya memberi rekomendasi, kewenangannya di pusat,” pungkasnya.

Penulis: Erick

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments