Thursday, February 22, 2024
HomeDAERAHSAMARINDAIKN Pindah ke Kaltim, Seriuskah Swasta Dukung Bangun SDM

IKN Pindah ke Kaltim, Seriuskah Swasta Dukung Bangun SDM

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Kalimantan Timur yang dikenal sebagai provinsi kaya sebab dianugerahi sumber daya alam yang berlimpah dari dalam perut bumi hingga diatasnya.

Namun, apakah kekayaan sumber daya alam ini mampu menyejahterakan masyarakat? Apakah masyarakatnya bisa ikut menikmati kekayaan alam daerahnya?

Inilah berkali-kali disampaikan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi dalam beberapa waktu terakhir ini disetiap kesempatan diberbagai kegiatan resmi pemerintahan maupun acara yang digelar masyarakat.

Seperti ketika bertemu dengan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Eko Prasetyanto yang datang ke Kaltim bersama para Kapuslitbang di lingkup Kemendagri dalam rangkaian Rakor Teknis Kelitbangan.

“Di Kaltim ini Pak Eko, saya baru tau setelah pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi bahwa ada 30 PKP2B (perusahaan batubara) terbesar di Indonesia,” kata Wagub Hadi Mulyadi dihadapan Kepala BSKDN Eko Prasetyanto bersama 17 pejabat Kementerian Dalam Negeri, di Ruang Rapat Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jum’at 13 Mei 2022.

Tapi pembangunan di Kaltim lanjutnya, belum mendapatkan perhatian yang serius, jalan-jalan masih rusak, sarana dan prasarana pendidikan juga masih terbatas bahkan minim, termasuk dana pendidikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Tegas orang nomor dua Benua Etam ini menyatakan tidak ada maksud menyalahkan sebuah lembaga, namun sekedar menyampaikan keluhan warga Kaltim.

Selain kondisi infrastruktur daerah makin rusak parah, ungkapnya, salah satunya terkait bantuan keuangan bagi dunia pendidikan yang disalurkan oleh pihak swasta (perusahaan).

“Ada dana bantuan dari perusahaan, apakah CSR kah namanya atau sifatnya pribadi ke perguruan tinggi di Pulau Jawa totalnya Rp200 miliar, tidak ada kepada Unmul,” sebutnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments