Saturday, December 3, 2022
HomeADVERTOTIALDISKOMINFO KUKARKembangkan Bisnis Jahe Gajah, Dinas Koperasi dan UMKM Kukar Berikan Pelatihan Financial...

Kembangkan Bisnis Jahe Gajah, Dinas Koperasi dan UMKM Kukar Berikan Pelatihan Financial Matching ke Wirausaha

DEADLINE.CO.ID, TENGGARONG – Untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan tentang bisnis produk turunan jahe gajah, Dinas Koperasi dan UMKM Kukar memberikan pelatihan Financial Matching kepada para Wirausaha dan pengurus koperasi Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu.

Pelatihan digelar di ruang Pesanggarahan Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis 9 Juni 2022.

“Inti dari pelatihan financial matcing ini, untuk meningkatkan pengetahuan bisnis olahan jahe gajah, dari sisi keuangan dan pembiayaannya,” ungkap Kadis Koperasi dan UMKM Kukar, Tajuddin, usai membuka pelatihan.

Materi pelatihan meliputi, bagaimana pembiayaan-pembiayaan dalam berwirausaha. Guna mendapatkan solusi, pihaknya juga mengundang bank untuk menjadi narasumbernya, dimana lembaga keuangan yang memang membiayai untuk produksi jahe, mulai dari petani hingga ke pengolahannya.

“Kita undang BRI, Bankaltimtara serta lembaga pembiayaan lainnya, ” sebut Tajuddin.

Ada juga nara sumber pelatihan adalah pengusaha yang ditunjuk Kemenkopukm RI, yang sukses membuat essence oil artinya ada peningkatan nilai jual. Diharapkan nanti pilihannya pada masyarakat, mau produksi apa.

“Selama ini bahan baku jahe gajah hanya dijadikan serbuk bahan minuman, padahal produk olahan lainnya ada yang memiliki nilai jual yang tinggi,” jelasnya.

Adapun, minat masyarakat untuk membeli produk olahan jahe gajah potensi masih cukup besar. Apalagi, produk dibuat dengan kualitas dan kemasan yang baik sesuai standar maka dapat menarik pembeli.

Potensi pengembangan jahe gajah ini sangat besar di Kukar, direncanakan disiapkan lahan seluas 200 hektar tapi pengembangannya bisa lebih luas, itu baru dibangun di daerah Jonggon Jaya saja.

“Jika nantinya, pabriknya sudah ada disini, tergantung kemampuan kapasitas mesin saja, ada yang sanggup 2 ton per hari atau 500 kg per harinya, Jahe yang bagus di produksi itu umurnya 9 bulan. Dan Pemkab Kukar sangat mendukung program nasional,” ujar Tajuddin.

“Program nasional tersebut, selaras dengan program Bupati Kukar Edi Damansyah yang ke tiga yakni membangun ekonomi di sektor pertanian dalam arti luas,” ungkapnya.(adv/Andri)

Komentar Anda
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments