Friday, June 21, 2024
HomeDAERAHSAMARINDALansia, Komorbit dan Tak Vaksin Penyebab Utama Kematian COVID-19 di Kaltim

Lansia, Komorbit dan Tak Vaksin Penyebab Utama Kematian COVID-19 di Kaltim

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Masitah mengatakan, kematian akibat COVID-19 yang terjadi saat ini di Kaltim banyak dialami oleh orang lanjut usia (Lansia), memiliki penyakit komorbit dan belum divaksin.

“Saya memang mencari datanya, mencari informasi di rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Rata-rata memang komorbit dan tidak divaksin lengkap. Seluruh kabupaten/kota kasusnya sama dan rata-rata lansia,” ujarnya ditemui usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kaltim, Selasa sore 15 Maret 2022.

Menurutnya, kasus kematian akibat COVID-19 di Kaltim saat ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kasus kematian akibat COVID-19 varian Delta.

“Kita lihat yang meninggal ini siapa? Yang meninggal ini adalah mereka dengan komorbit. Karena ada komorbit, sehingga tidak berani vaksin, kemudian terkonfirmasi positif dan meninggal. Saat itu dilaporkan meninggal akibat COVID-19, padahal penyebab utama komorbit tadi dan tidak divaksin,” terangnya.

“Tidak vaksin karena komorbit, akhirnya gagal jantung atau ginjal. Rata-rata seperti itu, walaupun jumlah kematian sekarang tidak seperti Delta, rata-rata sekarang tidak sampai 10 kematian sehari,” sambung Masitah.

Untuk itu, dirinya terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan. Walaupun saat ini kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mulai terjadi penurunan.

“Walaupun ada penurunan, tapi protokol kesehatan harus ditegakkan. Sepanjang itu kita pegang, maka akan terlewati. Tentunya selain itu kita juga melakukan percepatan vaksinansi, terutama kepada kelompok rentan dan anak,” imbuhnya.

Penulis : Ningsih

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments