Friday, December 2, 2022
HomeHEADLINELayani 250 Ribu Pekerja di IKN, Gubernur Isran: Warga Sunda Bisa Jualan...

Layani 250 Ribu Pekerja di IKN, Gubernur Isran: Warga Sunda Bisa Jualan Makanan

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Seiring dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, tepatnya Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara dan Samboja Kutai Kartanegara.

Maka, diperkirakan akan ada 250 ribu pekerja yang didatangkan ke IKN untuk kegiatan pembangunan dan pekerjaan lainnya.

“Nanti akan ada pekerja sekitar 250 ribu orang, atau seperempat juta orang bekerja disana (IKN). Ini peluang bagi warga Sunda di Kaltim,” kata Gubernur Isran Noor saat Halal Bihalal dan Milad ke-15 Paguyuban Warga Sunda Samarinda di Kawasan Rumah Ulin Arya Jalan PM Noor Samarinda, Ahad 29 Mei 2022.

Menurut Gubernur, kalau ada kuliner-kuliner atau khas makanan dan masakan Sunda, maka peluang untuk mensuplai kepada para pekerja di IKN itu nantinya.

“Itu adalah peluang, jangan dilepaskan begitu saja, ini kesempatan,” tegasnya.

Bagi orang nomor satu Benua Etam ini, momen atau peluang warga Sunda di Kaltim sama dengan warga-warga lainnya yang juga hidup dan berusaha di Benua Etam, baik warga asli (Dayak, Kutai dan Banjar) maupun warga dari daerah lain di luar Kaltim

“Semua diberikan hak dan peluang yang sama, tidak ada pembedaan,” ujarnya lagi yang dikutip dari Humas Pemprov Kaltim.

Bahkan mantan Bupati Kutai Timur ini pun mengakui dirinya sudah seringkali menyampaikan kepada semua pihak, tidak ada pengistimewaan warga Kaltim (etnis asli) terkait ibu kota negara baru RI, Ibu Kota Nusantara.

Karena lanjutnya, IKN adalah milik bangsa secara keseluruhan (rakyat Indonesia), bahkan keberadaannya juga milik bangsa-bangsa di dunia.

“Sehingga siapa pun yang terampil dan memiliki kapasitas, maka dia punya kesempatan terlibat didalamnya,” jelasnya.

Khusus suplai pangan atau pun makanan bagi warga (pekerja) di IKN, Isran Noor memotivasi bagi warga Kaltim dan pendatang untuk bersama-sama melakukannya.

“Nah itu saya bisa melakukannya atau siapa pengusaha, silahkan. Tapi jual makanannya jangan juga mahal-mahal,” pungkas suami Hj Norbaiti ini sambil bercanda.

Komentar Anda
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments