Monday, February 6, 2023
HomeADVERTOTIALDPRD KALTIMLima Ribu Lulusan SMP di Balikpapan Tidak Tertampung SMA dan SMK Negeri

Lima Ribu Lulusan SMP di Balikpapan Tidak Tertampung SMA dan SMK Negeri

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA- Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim turun tangan mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian masalah pembangunan gedung sekolah SMKN 7 Balikpapan.

Dikatakannya, setiap tahunnya jumlah kelulusan siswa tingkat SMP di Balikpapan terus bertambah. Sementara jumlah SMA negeri maupun SMK negeri tidak bertambah. Akhirnya, banyak siswa lulusan SMP yang tidak tertampung di SMA atau SMK negeri.

“Saya kebetulan dengan Dapil Balikpapan. Data grafik, lulusan SMP di Balikpapan hampir 11 ribuan dan yang mampu tertampung di SMA dan SMK negeri hanya 6 ribu, jadi masih ada sisa 5 ribu siswa yang tentunya untuk sekolah negeri sulit ditampung,” ujarnya, ditemui usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sendiri melalui APBD nya, sebenarnya sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bangunan sekolah. Salah satunya gedung SMKN 7 Balikpapan, namun lagi-lagi terkendala sejumlah masalah.

“Karena keterbatasan anggaran dari Pemkot Balikpapan, sehingga dalam pelaksanaan pembebasan tanah cukup sulit. Kemarin sebenarnya sudah teranggarkan terkait SMKN 7, tapi dua kali penganggaran tidak bisa terlaksana, karena terkait pembebasan lahan. Kemudian terkait masalah lingkungan, karena di situ ada hutan mangrove,” terangnya.

Bagus Susetyo mengusulkan kepada Pemprov Kaltim untuk mencoba melakukan komunikasi dengan pihak Pertamina Balikpapan. Dimana, banyaknya perumahan milik Pertamina yang sudah tidak berfungsi, sehingga bagaimana lokasi itu bisa dialihfungsikan untuk pendidikan.

“Saya berharap ada bantuan penganggaran tertentu dari provinsi untuk menyelesaikan solusi masalah ini. Kita tahu ada perusahaan besar Pertamina dan beberapa wilayah perumahan mereka tidak ditempati. Artinya, rumah itu tidak layak huni. Kita tidak ingin anak-anak kesulitan sekolah. Mohon Pemprov untuk menyurati kalau dimungkinkan hibah untuk mendirikan sekolah SMA dan SMK,” imbuhnya.

Penulis: Erick

Komentar Anda
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments