Tuesday, July 23, 2024
HomeDAERAHSAMARINDALubang Tambang Makan Korban Ke- 40, Jatam: Kalau Gubernur Tidak Bisa Bertanggung...

Lubang Tambang Makan Korban Ke- 40, Jatam: Kalau Gubernur Tidak Bisa Bertanggung Jawab, Sebaiknya mundur!

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Lubang Tambang bekas galian lahan konsensi CV. Arjuna di Makroman Kecamatan Sambutan, memakan korban jiwa pada Minggu 31 Oktober 2021 kemarin.

Korban atas nama FAW (25), tenggelam di kolam bekas galian perushaan tersebut dan  hingga kini belum ditemukan.

Koordinator JATAM KALTIM Pradarma Rupang, membeberkan data perusahaan yang mengakibatkan FAW (25) tenggelam.

“Perusahaan tambang CV. Arjuna, memiliki lahan konsensi 1.452 Ha, dengab Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berlaku 06 September 2014 hingga 06 September 2021,” bebernya.

Selain itu ia juga, menyampaikan tanggapannya atas tenggelamnya korban ke-40.

“Kita sudah terus menerus mengingatkan kepada pemerinta sejak jatuhnya korban pertama pada 2011 hingga korban ke-39 tahun 2020. Pemerintah harus harus bertanggung jawab karena mereka memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan atas hal ini,” tambahnya.

Koordinator JATAM Kaltim ini juga mengkritisi sikap pemerintah provinsi yang mencoba lepas tangan atas maraknya kasus pertambangan yang perizinannya kini di ambil alih pemerintah pusat.

“Kita mendesak DPRD Kaltim serta Gubernur atau bahkan pemerintah pusat perlu mengkaji ulang UU Minerba, untuk segera mengambil sikap. Mau menunggu korban ke berapa lagi, jika gubernur tidak mampu menjalankan wewenangnya sebaiknya mundur dari jabatannya,” tegasnya dalam wawancara via telepon dengan DEADLINE.CO.ID, pada Senin 1 November 2021.

Penulis: Erick

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments