Friday, April 12, 2024
HomeDAERAHSAMARINDAMusnahkan Ganja 4 Kilo, Polisi akan Pantau Komunitas Mariyuana di Samarinda

Musnahkan Ganja 4 Kilo, Polisi akan Pantau Komunitas Mariyuana di Samarinda

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK.,M.H.,M.Si mengatakan “hari ini Kamis, (12/Mei/22) Sat resnarkoba akan memusnahkan barang bukti jenis shabu dan ganja.” ungkapnya saat rilis pemusnahan barang bukti.

Barang haram tersebut dimusnahakan dan di saksikan oleh Kejari Samarinda, BNNK Samarinda, Pengadilan Negeri Samarinda dan Asisten III Pemkota Samarinda, serta di saksikan oleh ke empat tersangka.

Keempat tersangka tersebut yakni Pedian Mahmud alias Pedi, yang mana polisi mengamanakan 29 poket/bungkus ganja dengan berat 6.073,18 atau 4.958,16 gram neto, Ali Kasim alias Ali dengan barang bukti satu poket 42,00 gram neto, Samsul Arifin alias Samsul dengan barang bukti yakni empat poket sabu seberat 143,18 gram neto dan terakhir Achmad Helmi alias Haji Helmi dengan barang bukti enam poket sabu-sabu seberat 1,5 gram neto.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK.,M.H.,M.Si mengatakan pihaknya musnahkan barang bukti sabu-sabu dan ganja, ungkapan dari bulan Maret dan April.

“Dan sampel sudah kami sisihkan yang nantinya akan diajukan ke kejaksaan, sebagai bahan di pengadilan,” ungkap polisi berpangkat tiga melati tersebut dalam siaran pers nya.

Adapun, pelaku yang menyimpan ganja, tersangka Pedi diduga salah satu anggota Komunitas Mariyuana di Samarinda. Ary Fadli menyatakan kepolisian akan memantau komunitas ini yang diduga terlibat peredaran ganja di kota Samarinda.

Untuk sistem pemusnahanan sendiri, untuk ganja dilakukan dengan cara dibakar dan sabu-sabu diblender, yang kemudian dibuang ke parit.

Pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan.

“Ya, jangan sampai nantinya dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

“Ini salah satu upaya yang dilakukan dalam meminimalisir, peredaran gelap narkotika di Samarinda,” sambungnya.

Untuk itu pihaknya pun akan terus berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), dalam upaya pengungkapan barang haram tersebut.

“Termasuk melakukan sosialisasi di masyarakat, terkait bahayanya narkoba ini jika dikonsumsi, artinya kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat. Sehingga dapat menekan permintaan barang tersebut. Ini pastinya sangat berpengaruh, dengan peredaran narkoba, nah ini akan kami lakukan terus,” tandasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments