Monday, December 5, 2022
HomeADVERTOTIALDPRD KALTIMPansus Jalan Tambang Kunjungan Kerja ke Berau

Pansus Jalan Tambang Kunjungan Kerja ke Berau

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA- Upaya memperkuat dan menyempurnakan revisi Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus Untuk Kegiatan Pengangkutan Batu Bara dan Kelapa Sawit, Pansus melakukan kunjungan ke Kabupaten Berau, baru-baru ini.

Ketua Pansus Jalan Umum dan Khusus Batu Bara dan Kelapa Sawit, DPRD Kaltim Ekti Imanuel mengatakan, pihaknya melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan tambang batu bara yang ada di Kabupaten Berau untuk melakukan sosialisasi dan meminta masukkan atas revisi Perda Nomor 10/2012.

Selain itu, Pansus juga mendengarkan kendala-kendala yang dihadapi oleh pihak perusahaan untuk menjalankan aturan yang ada dalam Perda tersebut.

Dia melanjutkan, revisi Perda Nomor 10/2012 tersebut berdasarkan usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim setelah disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja.

“Harus diakui, Perda ini memang jalan di tempat, kemudian dilakukan revisi, dengan harapan bisa aplikatif dan bisa dilaksanakan perusahaan pertambangan dan kelapa sawit.

Dikatakan Politisi dari partai Gerindra ini, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim. Yang mana, Gapki Kaltim saat ini telah memiliki anggota sebanyak 360 perusahaan kelapa sawit dan sebanyak 98 perusahaan pabrik CPO.

“Pertemuan dengan mitra kerja kita sudah dilakukan sejak di Samarinda, baik dengan Gapki Kaltim, termasuk perusahaan-perusahaan tambang batu bara yang ada di Samarinda dan Kutai Kartanegara. Kita juga sudah melakukan rapat dengan OPD terkait,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Berau tersebut, turut hadir Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, Ketua Pansus Jalan Tambang Ekti Imanuel, H Baba, Yusuf Mustafa, Agil Suwarno, Mimi Meriami Br Pane, Edy Sunardi Darmawan dan Muhammad Adam.

Penulis: Erick

Komentar Anda
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments