Friday, June 21, 2024
HomeDAERAHSAMARINDAPembukaan Lahan Penyebab Banjir di Sidodamai Semakin Parah

Pembukaan Lahan Penyebab Banjir di Sidodamai Semakin Parah

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Warga Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, mengadukan permasalahan dampak banjir yang sangat merugikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Komisi III DPRD Kota Samarinda, pada Selasa 16 November 2021.

RDP yang digelar di gedung DPRD Kota Samarinda, dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani tersebut, juga dihadiri anggota Komisi III DPRD Samarinda lainnya, yaitu Jasno, Guntur, Samri Shaputra, Sutrino, Anhar, dan Celni Pita Sari.

Lurah Sidodamai Surayjin, menerangkan dampak banjir yang ada di Kelurahan Sidodamai sangat parah selama empat tahun belakangan ini.

“Selama empat tahun belakangan ini, Dampaknya rumah tenggelam serta akses sekolah susah, karena air kalau banjir setinggi dada orang dewasa. Juga longsor di berbagai titik di wilayah saya,” bebernya kepada awak media.

Ia juga melihat, bahwa penangan terhadap kondisi Sidodamai tidak cukup menjawab persoalan banjir di daerah Sidodamai, namun harus menyeluruh.

“Daerah Aliran Sungai (DAS) perlu di perkuat. Muara dari Sidodamai tetapi akhirnya perlu membersihkan karang Mumus,” ujarnya.

“Kami tahu ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh DPRD Kota Samarinda, maka dari itu kami harap seluruh pihak terkait dapat berpartisipasi,” tambahnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani, menyampaikan dukungannya atas laporan dari warga Sidodamai.

“Sejak aduan itu masuk, salah satu masalah penyebab banjirnya adalah pembukaan lahan yang dibiarkan begitu saja oleh pengembang, juga perihal DAS yang berkelok. Saya dukung kemauan warga yang meminta kelokan DAS itu diluruskan. Selanjutnya kita harus melihat hingga pinggir Sungai Dama, sebab ujungnya ada disana,”

Ketua Komisi III, juga menyampaikan bahwa pembenahan itu tidak dapat dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) sendirian, perlu di bantu Pemerintah Provinsi (Pemprov)

“Pembenahannya harus bersama Pemprov, sebab kita paham anggaran Pemkot berapa,” pungkasnya.

Penulis: Erick

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments