Tuesday, July 23, 2024
HomeNASIONALPresiden Jokowi Restui PSSI Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Presiden Jokowi Restui PSSI Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

DEADLINE.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah merestui Indonesia mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Australia, dan Korea Selatan yang lebih dulu mengajukan diri menjadi tuan rumah.

Pernyataan ini disampaikan Menpora Amali kepada wartawan di gedung Graha Pemuda Kemenpora, Selasa (28/6). Menpora Amali menceritkan bahwa awalnya permintaan tuan rumah Piala Asia 2023 tersebut disampaikan federasi sepak bola Indonesia yakni PSSI kepada pemerintah melalui Menpora.

“Nah apa yang disampaikan PSSI itu kepada saya. Kemudian saya laporkan ke Pak Presiden, saya minta arahan diizinkan tidak untuk ikutan mengajukan diri sebagai tuan rumah (Piala Asia). Dan Bapak Presiden menyampaikan kepada saya silahkan kita mengajukan diri,” kata Menpora Amali.

Namun karena pengajuan resmi kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) harus dilakukan federasi sepak bola Indonesia, maka Menpora Amali meminta PSSI menemui dan bersurat resmi ke petinggi AFC.

“Saya sampaikan kepada PSSI dan saya komunikasikan, mereka hari ini akan ke AFC, Wakil Ketua Umum  dan Sekjen (PSSI) akan menyampaiakn surat dari PSSI untuk menjadi tuan rumah Piala Asia karena ini kesempatan yang bagus buat kita, kita menjadi peserta sekaligus menjadi tuan rumah,” jelas Menpora Amali.

Menpora Amali pun menjelaskan alasan pemerintah setuju untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia karena pelaksanaan gelaran ini waktunya tidak terlalu jauh dengan kegiatan FIFA World Cup U-20 yang juga digelar di Indonesia 20 Mei-11 Juni 2023 mendatang. Sementara Piala Asia ini rencanannya dilaksanakan pada bulan Juli 2023.

“Jadi kita masih dalam keadaan yang siap infrastrukturnya masih ada, kemudian juga SDM, masih ada, sehingga tidak terlalu sulit bagi kita untuk melaksanakan itu. Jadi itu mungkin menjadi poin penting buat kita,” beber Menpora Amali.

Untuk venue atau stadion yang akan digunakan, menurut Menpora Amali stadion yang akan digunakan untuk FIFA World Cup U-20 nanti bisa langsung digunkana untuk kegiatan Piala Asia karena semuanya sudah bersetifikasi FIFA.

“Kan untuk Piala Dunia atau FIFA World Cup U-20 itu ada 6 stadion. Kalau minta tambah ya kita tambah aja, bagi kita itu gak ada masalah,” ucapnya.

Menpora Amali mengungkapkan dirinya telah mendapat arahan dari Presiden Jokowi untuk mengambil sebanyak mungkin kegiatan single event dan multi event internasional. Hal tersebut untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi penyelenggara yang baik dan mampu menyelenggarakan event internasional.

Dijelaskan Menpora Amali, Indonesia yang pernah menjadi penyelenggara Asian Games 2018, multi event tingkat Asia, SEA Games berkali-kali, ASEAN Para Games dan beberapa single even digelar di Indonesia membuktikan bahwa Indonesia bisa menggelar event tingkat internasional.

“Kedepan ada Piala Dunia U-20, kemudian FIBA Asia 2022, juga ada FIBA World Cup 2023. Jadi kita harus benar-benar menunjukan bahwa kita adalah negara yang mampu menyelenggarakan event internasional,” pungkasnya.(ded)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments