Tuesday, March 5, 2024
HomeDAERAHSAMARINDAPuluhan Siswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur, Aksi Diwarnai Bakar Ban

Puluhan Siswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur, Aksi Diwarnai Bakar Ban

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA – Selasa 4 Januari 2021, ratusan massa aksi terdiri dari siswa SMAN 10 Samarinda bersama orang tua siswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Dari pantauan Deadline.co.id di lokasi aksi unjuk rasa, massa berdatangan sejak pukul 08.30 Wita. Satu persatu siswa dan orang tua berkumpul dan membentangkan spanduk di depan kantor Gubernur.

Setelah berkumpul dalam jumlah banyak, mereka menyuarakan aspirasi untuk menolak pemindahan sekolah SMAN 10 Samarinda dari Kampus A di Jalan HAAM Riffadin, Samarinda Seberang ke Education Center. Secara bergantian massa aksi melakukan orasi yang memanaskan suasana.

Massa aksi juga melakukan bakar ban dan membuat kemacetan terjadi sepanjang 1,7 KM dari sepanjang jalan Yos Sudarso hingga RE Martadinata, akibat Pemblokiran separuh ruas Jalan Gadjah Mada, tepat depan Kantor Gubernur.

Tak sekedar membakar ban, aksi dorong-dorongan antar siswa juga mewarnai aksi unjuk rasa tersebut hingga nyaris merobohkan pagar besi kantor Gubernur Kaltim.

Sebelum aksi massa semakin memanas, akhirnya Pemprov Kaltim melalui Plt. Asisten I Pemprov Kaltim Deni Sutrisno bersama dengan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim menemui sekitar 30 orang perwakilan pengunjuk rasa di ruang rapat Tepian, lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim.

Pertemuan tersebut pun berlangsung “panas”, lantaran perwakilan pengunjuk rasa mendesak untuk bertemu Gubernur Kaltim dan menolak pemindahan sekolah. Lantaran tak menemukan titik terang, mediasi pun sempat ditunda hingga 2 kali.

Tepat pukul 13.30 Wita, mediasi kembali berlangsung. Namun dari mediasi tersebut belum juga dihasilkan kesepakatan.

“Kami sangat kecewa karena tidak ada yang diputuskan dalam mediasi ini. Kami hanya ingin bertemu pak Gubernur untuk meminta kejelasan ini. Kami hanya ingin agar tetap sekolah di sana dan tidak dipindah,” kata seorang siswa SMAN 10 Samarinda, usai mengikuti mediasi.

Sementara itu, Plt Asisten I Pemprov Kaltim Deni Sutrisno menjelaskan bahwa, pihaknya akan menyampaikan hasil mediasi tersebut kepada Gubernur Kaltim.

“Hasil dari pertemuan ini akan kami sampaikan kepada pak Gubernur. Karena pak Gubernur saat ini sedang berada di luar daerah. Bagaimanapun keputusan ada pada pak Gubernur, semoga ada penyelesaian,” ujarnya.

Penulis : Erick

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments