Tuesday, November 29, 2022
HomeADVERTOTIALDPRD KALTIMRevisi Terbaru Perda 10/2012 Dipastikan akan Berfungsi, Pansus Akan Panggil Perusahaan Batubara...

Revisi Terbaru Perda 10/2012 Dipastikan akan Berfungsi, Pansus Akan Panggil Perusahaan Batubara dan Perusahaan Sawit

DEADLINE.CO.ID, SAMARINDA- Anggota Panitia Khusus (Pansus) Jalan Umum dan Khusus Batubara dan Kelapa Sawit DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry mengkonfirmasi akan mengundang perusahaan Batubara dan perusahaan Kelapa Sawit yang beroperasi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Pemanggilan tersebut berguna untuk memastikan sejauh apa sosialisasi yang sebelumnya dilakukan terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Kegiatan Pengangkutan Batubara dan Kelapa Sawit, benar-benar sampai kepada para pengusaha.

“Kita ada data perusahaan, kemudian akan kita undang perusahaan-perusahaan tersebut. Kita akan lihat, apakah selama ini perusahaan itu tahu atau tidak terkait Perda ini. Hal itu akan kita pertimbangkan, jadi apakah kemudian dia sengaja tidak membuat jalan atau bagaimana, atau tidak ada kesengajaan, itu jelas berbeda,” bebernya kepada awak media usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim di Gedung E lantai 1 Kantor DPRD Kaltim, pada Rabu 9 Maret 2022.

Sarkowi juga menyatakan perlu ada kejelian dalam penggalian informasi oleh Pansus untuk benar-benar mengetahui duduk permasalahan. Sebab, banyak temuan di lapangan bahwa aktivitas kendaraan pengangkutan tambang Batubara serta Kelapa Sawit menggunakan jalan umum.

“Kita juga harus lihat, apakah selama ini mereka tahu atau tidak, adanya Perda ini. Selanjutnya dapat kita klasterkan, ada yang sengaja tahu tapi sengaja tidak membuat jalan sendiri, itu berbeda,” ujarnya.

Anggota Komisi III ini menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan yang tegas kepada perusahaan yang dianggap “bebal”, bagi perusahaan yang mengetahui adanya Perda ini tetapi tetap melanggar.

“Rekomendasi kita yang berat kalau dia tahu ada Perda, kemudian tetap melanggar. Kita akan tegaskan, karena perdanya sudah ada lama” katanya.

Ia juga berharap setelah revisi Perda ini dapat berlaku sebagaimana mustinya.

“Harapannya setelah revisi, Perda ini harus benar-benar berlaku, didukung oleh sarana prasarana yang lengkap, juga perlunya penegakan hukum,” pungkasnya. (ADV)

Penulis: Erick

Komentar Anda
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments