Deadline – Gaji Wakil Bupati menjadi sorotan publik setelah diungkap oleh Wakil Bupati Cianjur, Ramzi. Pengakuan tersebut muncul ketika banyak pihak mempertanyakan mengapa ia masih aktif menjadi pembawa acara televisi meski sudah menjabat sebagai pejabat daerah.
Perbincangan mengenai gaji Wakil Bupati itu terungkap saat Ramzi hadir dalam program C8 Podcast di kanal YouTube milik Ivan Gunawan. Dalam podcast tersebut, Ramzi datang bersama putrinya, Asila Maisa Fatihah, yang kini sedang meniti karier di dunia tarik suara dan mengidolakan penyanyi dangdut Lesti Kejora.
Gaji Wakil Bupati Cuma Sekitar Rp4 Juta
Dalam percakapan santai tersebut, Ivan Gunawan menyinggung aktivitas Ramzi yang masih sering tampil sebagai host program Dangdut Academy di stasiun televisi Indosiar.
Padahal, jarak antara Cianjur dan Jakarta cukup jauh. Hal itu membuat banyak orang heran karena Ramzi harus bolak-balik kota hanya untuk syuting acara televisi.
Menanggapi hal itu, Ramzi menegaskan bahwa anggapan dirinya tampil setiap malam di televisi tidak benar.
Ia menjelaskan bahwa aktivitasnya sebagai host hanya dilakukan dua hingga tiga kali dalam seminggu.
“Gak tiap malam. Seminggu cuma dua atau tiga kali, karena ada giliran,” ujar Ramzi dalam podcast tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa kesehariannya tetap tinggal di rumah dinas di Cianjur dan menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati.
Gaji Belum Pernah Diambil Selama Setahun
Saat perbincangan semakin mendalam, Ivan Gunawan kemudian menanyakan langsung berapa gaji Ramzi sebagai Wakil Bupati.
Ramzi akhirnya mengungkap bahwa gaji yang ia terima tidak besar.
Menurutnya, penghasilan dari jabatan Wakil Bupati hanya sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan.
“Gaji itu empat koma atau lima koma sebulan. Dan sampai sekarang dari Februari gue belum ambil gaji itu,” ungkap Ramzi.
Ia juga menjelaskan bahwa gaji tersebut langsung masuk ke rekeningnya di Bank BJB, tetapi hingga kini belum pernah ia tarik.
Alasan Ramzi Masuk Dunia Politik
Ramzi menegaskan bahwa keputusannya terjun ke dunia politik bukan untuk mencari kekayaan.
Ia mengaku ingin menantang dirinya melakukan kebaikan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.
Karena alasan itulah, selama hampir satu tahun menjabat sebagai Wakil Bupati Cianjur, ia bahkan belum pernah mengambil gajinya.
Bagi Ramzi, jabatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Daftar Gaji Kepala dan Wakil Kepala Daerah
Besaran gaji kepala daerah di Indonesia sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2000 yang merupakan revisi dari PP Nomor 9 Tahun 1980.
Berikut besaran gaji pokok kepala daerah di Indonesia:
- Gubernur: Rp3.000.000
- Wakil gubernur: Rp2.400.000
- Bupati: Rp2.100.000
- Wakil bupati: Rp1.800.000
- Wali kota: Rp2.100.000
- Wakil wali kota: Rp1.800.000
Selain gaji pokok, kepala daerah juga menerima tunjangan jabatan yang nilainya lebih besar dibanding gaji pokok.
Rinciannya antara lain:
- Tunjangan gubernur: Rp5.400.000
- Tunjangan wakil gubernur: Rp4.320.000
- Tunjangan bupati: Rp3.780.000
- Tunjangan wakil bupati: Rp3.240.000
- Tunjangan wali kota: Rp3.780.000
- Tunjangan wakil wali kota: Rp3.240.000
Fasilitas dan Biaya Operasional
Selain gaji dan tunjangan, kepala daerah juga mendapatkan berbagai fasilitas negara.
Fasilitas tersebut meliputi rumah jabatan lengkap dengan biaya pemeliharaan serta kendaraan dinas.
Selain itu, pemerintah juga memberikan Biaya Penunjang Operasional (BPO) yang besarannya disesuaikan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing wilayah.
Dilantik Bersama 961 Kepala Daerah
Para kepala daerah periode 2025–2030 sebelumnya dilantik secara serentak oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Februari 2025.
Pelantikan tersebut mencakup 961 kepala daerah, yang terdiri dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.
Setelah pelantikan, para kepala daerah juga mengikuti kegiatan retret yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Akademi Militer Magelang.
Tetap Aktif di Dunia Hiburan
Meski sudah menjadi pejabat daerah, Ramzi tetap aktif di dunia hiburan dengan jadwal yang terbatas.
Ia mengaku aktivitas tersebut tidak mengganggu tugasnya sebagai Wakil Bupati Cianjur karena dilakukan hanya beberapa kali dalam seminggu.
Selain untuk pekerjaan, perjalanan ke Jakarta juga sering ia manfaatkan untuk menjenguk anaknya yang sedang menempuh pendidikan di ibu kota.


