Deadline – Mobil mewah Hyundai Palisade bernomor polisi BK 1778 AVG menabrak rumah warga di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Cengkehturi, Kota Binjai Senin (30/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden ini menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Mobil Mewah Hantam Rumah terjadi saat sopir bernama Suanto (55), warga Jalan Sekip, Komplek Merbau Mas, Kecamatan Medan Petisah, diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan tersebut menabrak rumah milik Nuriman (62) yang berada tepat di tepi jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga memadati area kejadian. Puing bangunan berserakan, sementara mobil terlihat tergelincir hingga masuk ke halaman rumah.
Kepala lingkungan setempat, Sapin, mengaku kaget saat mendengar dentuman keras. Ia langsung keluar rumah dan melihat mobil sudah menabrak rumah milik saudaranya.
“Ini rumah abang saya yang ditabrak. Kejadiannya sangat cepat,” ujar Sapin, Selasa (31/3/2026).
Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar sambil menggendong cucunya yang baru bangun tidur. Kondisi ini membuat korban terhindar dari bahaya lebih besar.
Bangunan yang ditabrak sebelumnya digunakan sebagai warung, namun telah dialihfungsikan menjadi kamar tidur. Tidak ada orang di dalam ruangan saat tabrakan terjadi.
“Kalau ada orang di dalam, bisa lebih fatal,” kata Sapin.
Di dalam mobil terdapat tiga orang termasuk sopir. Suanto mengalami luka di bagian kepala dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh warga.
Polisi menyebut kendaraan melaju dari arah Jalan Umar Baki menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. Sopir diduga tidak berhati-hati saat berkendara.
“Kendaraan menabrak rumah di pinggir jalan. Dugaan sementara karena kurang hati-hati,” kata Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat tersendat. Warga dan aparat kepolisian mengamankan lokasi untuk mencegah kerusakan lebih luas.
Warga sekitar mengaku khawatir karena jalan tersebut merupakan jalur padat kendaraan dan sering dilalui pejalan kaki. Insiden ini dinilai sebagai peringatan serius soal keselamatan berkendara.
Meski terjadi kerusakan besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Masalah juga telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Sapin memastikan pihak sopir bertanggung jawab penuh atas kerusakan rumah. “Yang menabrak siap memperbaiki bangunan yang rusak. Persoalan sudah selesai,” ujarnya.




