Deadline – Susu MBG dijual di minimarket memicu kehebohan publik. Produk bertuliskan “Susu Sekolah Program MBG” yang seharusnya gratis dan tidak untuk diperjualbelikan, justru ditemukan beredar di pasaran dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan.
Susu MBG dijual pertama kali diungkap oleh seorang netizen melalui utas di media sosial Thread. Ia mengaku terkejut melihat susu kemasan 125 ml tersebut dijual bebas, padahal pada kemasan tercantum jelas larangan untuk diperjualbelikan.
Dalam unggahan itu, netizen menyebut harga satu kemasan sekitar Rp4.000 atau sekitar Rp138.000 per dus. Ia menyoroti tulisan pada kemasan yang menyatakan produk tersebut merupakan bagian dari program susu gratis.
Reaksi publik langsung bermunculan. Beberapa netizen mempertanyakan bagaimana produk bantuan bisa masuk ke rantai distribusi komersial. Ada juga yang menyinggung isi susu yang disebut hanya sekitar 30 persen, namun tetap dijual dengan harga tersebut.
Produsen susu bergerak cepat. PT Ultrajaya melalui perwakilannya, Herlina Noverawati, menyatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran. Tim internal kini mengecek lokasi penjualan dan kemungkinan adanya penyalahgunaan distribusi.

Herlina menegaskan produk tersebut memang dibuat khusus untuk program Makan Bergizi Gratis dan tidak boleh dijual. Ia menyebut kondisi ini tidak seharusnya terjadi karena tujuan distribusi sudah jelas.
Terkait sanksi, pihak produsen belum memberikan kepastian. Fokus saat ini adalah melacak jalur distribusi dan memastikan pihak yang terlibat.
BGN ikut disorot. Kepala Badan Gizi Nasional, Prof Dadan Hindayana, mengaku baru menerima laporan terkait kasus ini. Hingga kini, belum ada pemeriksaan lanjutan yang dilakukan.
Ia juga menegaskan bahwa BGN tidak memiliki kerja sama dengan produsen mana pun terkait produksi susu khusus program MBG. Pernyataan ini membuka kemungkinan adanya distribusi di luar mekanisme resmi.
Di tengah polemik, muncul dugaan dari masyarakat. Salah satu spekulasi menyebut kemungkinan stok sisa dari satuan pelayanan pemenuhan gizi dijual kembali oleh pihak tertentu. Dugaan ini belum terkonfirmasi.
Kasus susu MBG dijual kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menunggu hasil penelusuran untuk memastikan jalur distribusi dan pihak yang bertanggung jawab.




