Viral! Video Asusila Bripda FCL bersama Mahasiswi di Kupang Terbongkar, Dipicu Uang Rp2 Juta

Deadline – Kasus video asusila kembali menghebohkan publik. Kali ini melibatkan oknum polisi berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) berinisial FCL dari Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Video tersebut viral di media sosial dan memicu penanganan cepat dari Propam Polres Rote Ndao. Dalam rekaman itu, Bripda FCL terlihat bersama seorang mahasiswi Kupang berinisial VM yang diketahui merupakan kekasihnya.

Kasus ini langsung ditindaklanjuti. Propam memeriksa dan menahan Bripda FCL setelah video beredar luas.

Pengakuan Bripda FCL Terungkap

Kasi Propam Polres Rote Ndao, Iptu I Gede Parwata, memastikan pihaknya telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Bripda FCL.

Hasilnya jelas. Bripda FCL mengakui bahwa dirinya adalah pria dalam video tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Agustus 2025, saat hubungan antara FCL dan VM masih berlangsung.

Awal Masalah: Permintaan Uang Rp2 Juta

Masalah bermula saat VM menghubungi Bripda FCL melalui WhatsApp. Ia meminta uang Rp2 juta.

Uang itu akan digunakan untuk membayar tunggakan penginapan homestay di Kampung Lekioen, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

Penginapan tersebut sebelumnya digunakan oleh keduanya sebagai tempat pertemuan.

Namun permintaan itu tidak langsung dipenuhi. Situasi memanas.

VM diduga mengirim tangkapan layar video intim mereka. Ia juga mengancam akan menyebarkannya jika uang tidak diberikan.

Video Asusila Tetap Bocor Meski Uang Dibayar

Bripda FCL sempat meragukan ancaman tersebut. Namun ia tetap melunasi tagihan homestay sebesar Rp1,6 juta secara langsung.

Baca  Pemeran Video Porno Berjaket Ojol Terbongkar! 2 Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Thailand

Fakta mengejutkan muncul. Video tetap tersebar.

Pada 14 Februari 2026, rekaman itu muncul di grup Telegram bernama “Brankas Viral Kupang”. Dari situ, video menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Bripda FCL Ditahan, Kasus Siap Disidangkan

Propam Polres Rote Ndao bergerak cepat. Unit Paminal melakukan penyelidikan dan pemeriksaan yang dituangkan dalam berita acara interogasi.

Kini Bripda FCL telah ditahan di tempat khusus di Markas Polres Rote Ndao.

Iptu I Gede Parwata menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai aturan.

Pemberkasan perkara juga telah rampung. Kasus ini siap masuk tahap persidangan.

Publik Sorot Kasus

Kasus ini memicu perhatian luas. Video yang beredar menampilkan Bripda FCL bersama VM, seorang mahasiswi di Kupang.

Penanganan internal oleh Propam menjadi sorotan. Proses etik dan disiplin terhadap anggota kepolisian kini sedang berjalan.

spot_img

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Top News

Tanah Terlantar Disita Negara, Termasuk Bersetifikat Hak Milik

Deadline - Tanah terlantar disita negara. Kalimat ini kini resmi menjadi kebijakan. Presiden Prabowo Subianto meneken Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penertiban...

Link Video Kebaya Hitam Viral: Waspada Phishing yang Mengintai Data Pribadi

Deadline - Fenomena link video kebaya hitam viral kini ramai beredar di platform seperti X dan Telegram. Banyak tautan mengklaim berisi video tanpa sensor....

Pelatih KONI Jatim Cabuli Atlet Nasional, Modus Latihan dan Tanding Luar Kota

Deadline - Pelatih KONI Jatim berinisial WPC (44) akhirnya harus berhadapan dengan hukum setelah dugaan kekerasan seksual terhadap atlet bela diri tingkat nasional terbongkar....

Inilah Sosok Pemeran Wanita Video Porno Berjaket Ojol Ditangkap di Bali

Deadline - Kasus video porno berjaket ojek online (ojol) yang viral di media sosial akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap seorang wanita berinisial MMJL alias...

Donny Fattah Meninggal Dunia, Pilar Rock God Bless Tutup Usia

Deadline - Donny Fattah meninggal dunia. Bassist sekaligus pendiri band rock legendaris God Bless itu menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kepergiannya...

Puaskah Anda dengan Kinerja Presiden Prabowo?

ARTIKEL TERKAIT