Deadline – Persib Bandung kini berada di bawah tekanan besar. Tim juara bertahan dua musim itu kehilangan posisi puncak klasemen setelah Borneo FC Samarinda menang 1-0 atas Persik Kediri pada Rabu, 29 April.
Persib mengoleksi 66 poin. Posisi mereka disalip Borneo FC yang kini memimpin dengan 69 poin. Situasi ini membuat laga berikutnya menjadi sangat krusial.
Persib Bandung wajib menang saat menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-30. Pertandingan digelar Kamis malam, 30 April, di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Hasil selain kemenangan akan membuat peluang kembali ke puncak semakin berat.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, sudah membaca ancaman besar dari lawan. Ia menilai Bhayangkara FC tampil sangat kuat di putaran kedua.
Dalam 12 laga terakhir, Bhayangkara FC mencatat delapan kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Catatan ini menunjukkan konsistensi yang sulit diabaikan.
“Tiga penyerang baru mereka membuat tim ini semakin berbahaya,” kata Hodak.
Lini depan Bhayangkara FC memang sedang tajam. Moussa Sidibe mencetak 11 gol. Henro Doumbia dan Privat Mbarga masing-masing menyumbang empat gol. Kombinasi ini menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Persib.
Di sisi lain, Persib datang dengan kekuatan yang tidak penuh. Dua pemain, Luciano Guaycochea dan Eliano Reinjders, tidak dibawa dan tetap di Bandung untuk istirahat.
Meski begitu, Hodak tetap percaya diri. Ia menegaskan timnya siap bertarung demi target juara.
“Bhayangkara FC mengejar empat besar, kami mengejar gelar. Kami ingin hasil positif,” ujarnya.
Semangat yang sama disampaikan kapten tim, Marc Klok. Ia memastikan seluruh pemain datang dengan tekad kuat untuk menang.
“Kami datang untuk kemenangan. Kami siap memberikan segalanya di lapangan,” kata Klok.
Jika melihat rekor pertemuan, Persib masih unggul. Dari 16 pertemuan di semua ajang, Persib Bandung menang tujuh kali. Bhayangkara FC menang lima kali, dan empat laga berakhir imbang.
Pada pertemuan pertama musim ini, Persib Bandung menang 2-0 di kandang sendiri pada 21 Desember.
Namun, Bhayangkara FC tidak datang sebagai tim lemah. Pelatih mereka, Paul Munster, menegaskan timnya siap menghadapi tekanan.
“Persib adalah tim terkuat di liga. Kami harus lebih fokus. Tapi kami siap,” tegas Munster.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah pertarungan arah musim.
Bagi Persib, ini soal harga diri dan peluang juara. Bagi Bhayangkara FC, ini kesempatan menembus papan atas.
Stadion di Lampung akan menjadi saksi. Satu tim menjaga mimpi. Satu tim mencoba mengguncang peta klasemen.



