Deadline – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali membuat kejutan di ajang Moto3 Malaysia. Membela Honda Team Asia, Veda berhasil finis di posisi kedua setelah melewati pertarungan sengit dengan sejumlah pembalap di Sirkuit Sepang, Minggu (11/1).
Hasil tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi Veda Ega Pratama. Memulai balapan dari posisi kedelapan, pembalap Indonesia itu mampu merangsek ke barisan depan dan mengamankan podium kedua hingga garis finis.
Sementara itu, pembalap Malaysia, Hakim Danish, harus puas mengakhiri balapan di posisi keempat. David Almansa dan Alvaro Carpe juga terlibat dalam persaingan ketat memperebutkan posisi podium.
Veda Ega Pratama Tampil Agresif Sejak Awal
Veda Ega Pratama langsung berusaha memperbaiki posisinya sejak lap pertama. Ia sempat naik ke posisi keenam sebelum kembali turun ke urutan ketujuh.
Memasuki lap kedua, Veda berhasil naik ke posisi kelima. Namun, jaraknya dengan Hakim Danish yang berada di rombongan depan masih sekitar 0,7 detik.
Persaingan di barisan terdepan berlangsung ketat. Hakim Danish harus menghadapi tekanan dari David Almansa, Maximo Quiles, dan Alvaro Carpe. Danish sempat menempati posisi kedua sebelum turun ke urutan keempat.
Pada lap keempat, Veda semakin mendekati rombongan depan. Jaraknya dengan Hakim Danish berhasil dipangkas menjadi hanya 0,4 detik.
Ketika balapan memasuki lap kelima, Veda akhirnya berhasil melewati Hakim Danish. Ia kemudian mulai membayangi Alvaro Carpe. Namun, Danish tidak tinggal diam dan kembali mengambil posisi di depan Veda.
Di barisan terdepan, Maximo Quiles berhasil menyalip David Almansa dan mengambil alih pimpinan balapan.
Duel Sengit Veda Ega Pratama dan Hakim Danish
Memasuki lap ketujuh, Veda masih berada di belakang Hakim Danish. Beberapa kali pembalap Indonesia itu mencoba mencari celah untuk menyalip, tetapi Danish mampu mempertahankan posisinya.
Sementara itu, Quiles mulai memperlebar jarak dengan Almansa. Keunggulannya mencapai 0,7 detik saat balapan memasuki lap ketujuh.
Persaingan semakin menarik pada lap kedelapan. Carpe dan Hakim Danish berhasil melewati Almansa. Tidak lama kemudian, Veda juga menyusul pembalap tersebut.
Veda kemudian berhasil melewati Hakim Danish dan naik ke posisi kedua. Bahkan, menjelang akhir lap kedelapan, ia sempat menyalip Carpe.
Namun, Carpe segera membalas dan merebut kembali posisi kedua.
Memasuki lap kesembilan, Veda kembali melakukan manuver untuk melewati Carpe. Hakim Danish juga berhasil menyalip pembalap tersebut.
Hasilnya, Veda dan Danish menempati posisi kedua dan ketiga di belakang Quiles. Sorakan penonton terdengar meriah di Sirkuit Sepang, terutama dari pendukung kedua pembalap tersebut.
Quiles semakin nyaman memimpin balapan. Saat memasuki lap ke-10, jaraknya dengan Veda sudah mencapai 1,2 detik.
Meski demikian, posisi Veda belum sepenuhnya aman. Hakim Danish, Almansa, dan Carpe masih berada dekat di belakangnya.
Veda Ega Pratama Bangkit dan Amankan Posisi Kedua
Drama kembali terjadi pada lap ke-12. Veda Ega Pratama sempat melebar sehingga Hakim Danish dan Almansa berhasil melewatinya sekaligus.
Danish naik ke posisi kedua, sedangkan Quiles semakin sulit dikejar dengan keunggulan sekitar dua detik.
Veda Ega Pratama tidak menyerah. Pada lap ke-13, ia berhasil melewati Almansa dan kemudian kembali menyalip Hakim Danish.
Namun, Almansa memanfaatkan celah untuk kembali mengambil posisi di depan Veda. Persaingan memperebutkan posisi kedua pun kembali berlangsung ketat.
Memasuki tiga lap terakhir, Quiles sudah unggul sekitar tiga detik. Sementara itu, Veda, Almansa, dan Danish masih terlibat pertarungan sengit.
Veda akhirnya berhasil merebut posisi kedua menjelang dua lap terakhir. Ia berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus menjauh dari tekanan para pembalap di belakangnya.
Pada lap terakhir, Hakim Danish berhasil melewati Almansa dan sempat naik ke posisi kedua. Veda pun kembali harus berjuang keras untuk merebut posisi tersebut.
Alvaro Carpe kemudian memanfaatkan celah di antara ketiga pembalap untuk melesat ke depan. Namun, Veda segera memberikan respons dan berhasil mengambil kembali posisi kedua.
Carpe kemudian disalip Hakim Danish. Sementara itu, Veda terus memacu motornya untuk mempertahankan posisi hingga garis finis.
Usahanya membuahkan hasil. Veda Ega Pratama berhasil menyelesaikan balapan Moto3 Malaysia di posisi kedua.
Maximo Quiles keluar sebagai pemenang, sedangkan Alvaro Carpe finis di posisi ketiga. Hakim Danish harus puas menempati posisi keempat.
Hasil ini menjadi kejutan sekaligus kebanggaan bagi Indonesia. Veda Ega menunjukkan kemampuan bersaing di barisan depan melalui perjuangan panjang sejak start dari posisi kedelapan hingga akhirnya mengamankan podium kedua di Sirkuit Sepang.




