Fakta Mengejutkan, Gaji Liga Belgia Kasta Dua Lebih Tinggi dari Eredivisie

Deadline – Gaji pemain Challenger Pro League Belgia menjadi sorotan. Fakta ini muncul dari pernyataan bek tengah Roda JC Kerkrade, Dario Van De Buijs. Ia menyebut gaji di kasta kedua Belgia kerap melampaui gaji pemain tim papan tengah Eredivisie Belanda.

Dario Van De Buijs merupakan pemain asal Belgia yang bermain sebagai bek tengah. Ia saat ini membela Roda JC Kerkrade. Dalam wawancara yang dikutip Het Nieuwsblad, ia mengungkap realitas finansial yang jarang dibahas publik sepak bola Eropa.

Van De Buijs menyatakan, pemain di klub seperti Lommel, Patro Eisden, dan Beerschot bisa menerima gaji lebih tinggi dibandingkan pemain tim papan tengah Belanda. Ia mencontohkan klub Eredivisie seperti Heerenveen dan Sparta Rotterdam.

Pernyataan ini mematahkan anggapan lama. Selama ini, banyak penggemar percaya bahwa liga utama Belanda selalu memberi bayaran lebih besar dibanding kasta kedua Belgia. Fakta di lapangan menunjukkan situasi berbeda.

Menurut Van De Buijs, sejumlah klub Belgia bersikap agresif dalam kebijakan gaji. Target mereka jelas. Promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia. Klub berani membayar mahal demi membangun skuad kompetitif.

Namun, kondisi ini tidak berlaku merata. Contoh nyata terlihat pada Joey Pelupessy. Gelandang timnas Indonesia itu bermain untuk Lommel SK. Gajinya tercatat 2.100 euro per minggu atau sekitar Rp41,7 juta.

Angka tersebut lebih rendah dibanding gajinya saat membela FC Groningen di Eredivisie. Saat itu, Pelupessy menerima 3.100 euro per minggu atau sekitar Rp61,6 juta. Data ini dikutip dari situs salarysport.com.

Baca  Timnas Vietnam Bantai Malaysia 3-1, Tegaskan Dominasi di Kualifikasi Piala Asia 2027

Perbedaan ini menegaskan satu hal. Gaji pemain sangat bergantung pada klub, posisi, dan pengalaman. Liga yang sama tidak selalu menjamin pendapatan setara bagi semua pemain.

Faktor lain juga berperan besar. Durasi kontrak memengaruhi nilai total gaji. Bonus performa menambah penghasilan. Fasilitas klub ikut menentukan daya tarik finansial.

Pengamat sepak bola Eropa menilai tren ini penting bagi pemain muda. Liga Belgia menawarkan kompetisi ketat dengan peluang gaji kompetitif. Situasi ini memberi keseimbangan antara pengalaman bermain dan stabilitas ekonomi.

Eredivisie tetap memiliki reputasi kuat di Eropa. Namun, kasta kedua Liga Belgia kini muncul sebagai alternatif serius. Persepsi lama soal keuntungan finansial mulai berubah. Pemain kini punya lebih banyak pilihan rasional dalam menentukan karier.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER

Â