Deadline – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia resmi menjadi juara putaran pertama Proliga 2026. LavAni menutup fase ini dengan rekor sempurna.
LavAni mengalahkan Surabaya Samator dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-18, 25-19). Laga berlangsung di GOR Sabilulungan, Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (25/1/2026).
Kemenangan ini menjadi yang keempat dari empat pertandingan. Hasil tersebut memastikan Jakarta LavAni finis di puncak klasemen putaran pertama dan meraih uang pembinaan Rp30 juta.
Sejak set awal, Jakarta LavAni tampil dominan. Rama Razza Fauzan, Teddy Oka Syahputra, dan Lyvan Tabuada memimpin tekanan dari lini serang dan pertahanan.
Samator kesulitan mengimbangi permainan cepat LavAni. Serangan Boy Arnez dan Hendra Kurniawan ditopang dua pemain asing, Taylor Lee Sander dan Dickinson Nathaniel, yang konsisten mencetak poin.
Set kedua dan ketiga berjalan dengan pola serupa. Klub milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu terus menekan tanpa memberi ruang bangkit bagi Samator.
Asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, mengaku puas dengan performa tim asuhan David Lee. Namun, ia menilai masih ada evaluasi, terutama pada konsistensi permainan Dio Zulfikri dan rekan-rekan.
“Semoga di seri berikutnya kami bisa bermain seperti ini,” ujar Erwin.
Meski juara putaran pertama, Jakarta LavAni memilih tetap fokus. Dua musim terakhir menjadi pelajaran penting. LavAni selalu dominan di fase reguler, namun gagal juara setelah kalah dari Jakarta Bhayangkara Presisi di final Proliga 2024 dan 2025.
Pada musim ini, Bhayangkara Presisi belum tampil penuh kekuatan. Tim juara bertahan bahkan sempat kalah dari Jakarta Garuda Jaya lewat laga lima set.
Sementara itu, Surabaya Samator masih berjuang menjaga posisi di zona empat besar. Asisten pelatih Samator, Sigit Ari Widodo, menilai LavAni tampil lebih rapi.
“Mereka lebih bagus dari organisasi dan sistem. Pertahanan mereka berjalan,” kata Sigit.


