Safari Bazaar Putaran 19 Satukan Bisnis, Hiburan, dan Talenta Lokal

Deadline | Safari Bazaar memasuki putaran ke-19 dengan rangkaian kegiatan di empat proyek hunian sepanjang Agustus 2026. Program yang diinisiasi Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) itu berlangsung di Maple Park Sunter, Signature Park Grande Cawang, Victoria Square Tangerang, dan Sahid Sudirman.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kegiatan ini tetap membawa misi mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung. Berbagai merchant dari sektor UKM, menengah, hingga brand besar ikut membuka booth dan menawarkan produk kepada penghuni maupun masyarakat yang datang.

Konsep tersebut membuat area hunian tidak hanya menjadi tempat tinggal. Selama Safari Bazaar berlangsung, kawasan tersebut berubah menjadi ruang interaksi antara pelaku bisnis, konsumen, komunitas, seniman, dan talent lokal.

Memasuki Putaran ke-19

Presdir RINS Kombis, Ruby Herman, menyatakan rasa syukurnya karena Safari Bazaar mampu mencapai penyelenggaraan ke-19. Menurutnya, perjalanan tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan niaga yang digelar setiap dua bulan.

“Perjalanan Safari Bazaar hingga putaran ke-19 membuktikan konsistensi dan daya tahan Safari Bazaar sebagai wadah interaksi komunitas, UKM, menengah dan hiburan cukup bisa diandalkan. Secara umum perhelatan Safari Bazaar ini memiliki beberapa keunggulan, dan keunggulannya terletak pada konsep kolaborasi yang memadukan bazaar UKM, menengah dan besar, panggung ekosistem seni/musik lokal, serta suasana kekeluargaan yang dekat dengan pengunjung. Trade mark utamanya adalah komitmen untuk selalu memberdayakan talent lokal di setiap titik penyelenggaraan”, terang Ruby Herman.

RINS Kombis tetap melihat evaluasi sebagai bagian penting dari perjalanan Safari Bazaar. Ada beberapa aspek yang dinilai perlu diperbaiki agar penyelenggaraan berikutnya dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga  Sigit Wardana Rilis Eksisten!, Tegaskan Eksistensi Lewat 5 Lagu

“Hal yang Perlu Ditingkatkan di Safari Bazaar adalah Optimalisasi manajemen alur pengunjung (crowd control), tata letak booth agar pemetaan pengunjung lebih merata, serta integrasi promosi digital agar jangkauan brand peserta bazaar semakin luas’, ungkap Ruby Herman.

Hiburan Mengiringi Aktivitas Ekonomi

Safari Bazaar putaran ke-19 tidak hanya menghadirkan aktivitas jual beli. Beragam hiburan ikut menjadi bagian dari kegiatan di empat proyek hunian tersebut.

Di Sahid Sudirman Residence, kegiatan berlangsung pada Rabu 5 dan Kamis 6 Agustus 2026 dengan tema back to 90’s. Pengunjung dapat menemukan jajanan dan makanan tempo dulu. Acara juga dilengkapi kegiatan memasak serta pembagian makanan gratis.

Sebanyak 53 booth yang terdiri atas brand besar serta pelaku UKM, menengah, dan besar ikut berpartisipasi.

Pengunjung juga dapat menggunakan kamera 360 yang disiapkan tim Sahid Sudirman Residence. Ada pula booth Waroeng Kite dengan tema Jajanan Jadoel Tempoe Doeloe.

Sementara itu, kegiatan di Signature Park Grande, Maple Park, dan Victoria Square berlangsung dengan berbagai agenda hiburan dan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI.

Lomba yang digelar antara lain makan kerupuk, pindah bendera, sepeda hias, memasukkan pensil ke dalam botol, tarik tambang, tenis meja, balap kelereng, mewarnai, dan kolase.

Pengunjung juga dapat mengikuti Taichi, Line Dance, senam bersama, serta Pop Up Class SAIKI Discovery Club.

Panggung hiburan menghadirkan Grace Sidabutar, Nagia Halisa, Ivana Berliana Hutauruk, dan Talitha Salsabila.

Beauty Pageant Hadir di Victoria Square

Safari Bazaar putaran ke-19 juga melibatkan sejumlah beauty pageant. Miss Elite Global dan Miss Intercelestial hadir di Victoria Square serta Permata Hijau Suites.

Baca Juga  ParaSuami Buka Babak Baru Lewat “JAMED”, Lagu tentang Keresahan di “Jaman Edan”

Permata Hijau Suites tidak ikut berpartisipasi sebagai salah satu dari empat proyek hunian penyelenggara putaran ke-19. Namun, kawasan tersebut tetap didatangi para beauty pageant sebagai rekanan atau partner yang terlibat dalam berbagai kegiatan Safari Bazaar.

Ajang Miss Elite Global, Mister Elite Global, dan Miss Intercelestial 2026 berlangsung di Jakarta pada 22–29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti 25 peserta dari berbagai negara.

Di Victoria Square, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan turut hadir.

Ia mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada manajemen Victoria Square karena menghadirkan tamu dari berbagai negara untuk mengenal sekaligus mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Kota Tangerang.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada manajemen Victoria Square,” ujar Boyke Urif Hermawan.

Safari Bazaar Menjadi Panggung Talenta

Putaran ke-19 membawa pengembangan baru. RINS Kombis mulai menghubungkan kegiatan bazaar dengan industri musik melalui RINS Entertainment.

Panggung Safari Bazaar tidak lagi hanya digunakan sebagai tempat pertunjukan. RINS Kombis juga mengarahkannya sebagai ruang pencarian bakat atau talent scouting.

Ruby Herman menjelaskan bahwa gagasan tersebut muncul setelah melihat perkembangan panggung Safari Bazaar selama 18 putaran sebelumnya.

“Awal Ide ini lahir dari pengamatan selama 18 putaran sebelumnya, di mana panggung Safari Bazaar terus diisi oleh talenta-talenta lokal luar biasa yang belum memiliki wadah resmi untuk masuk ke industri rekaman. RINS Kombis memutuskan untuk tidak hanya memberi ruang tampil, tetapi juga memfasilitasi karya mereka secara profesional”, tutur Ruby Herman.

RINS Kombis berencana membangun ekosistem musik dari pembinaan hingga produksi.

“Rencana Ke Depan, kita akan mengembangkan ekosistem musik dari hulu ke hilir, mulai dari pembinaan bakat (talent development), produksi single, distribusi digital, hingga pembuatan showcase berkala di Safari Bazaar dan acara skala nasional lainnya”, tambah Ruby.

Baca Juga  Konser Tribute To 2D Hidupkan Kembali Karya Legendaris Lintas Generasi

Tiga Single Debut RINS Entertainment

Dalam Safari Bazaar putaran ke-19, RINS Kombis memperkenalkan tiga produk musik debut melalui RINS Entertainment.

Ivana Berliana merilis single “Beda Prinsip”. Thalita Salsabila merilis “Cinta Yang Mendewasakan”. Sementara group vokal Mov4 memperkenalkan single “Alpha Women”.

Safari Bazaar menjadi ruang pertunjukan sekaligus showcase bagi ketiga talent tersebut.

RINS Kombis juga membuka peluang bagi talent baru yang ingin bergabung. Kriteria yang ditetapkan meliputi karakter dan orisinalitas, komitmen dan etika kerja, serta attitude yang baik dan benar.

Konsep ini membuat hubungan antara bazaar dan hiburan menjadi lebih luas. Panggung tidak hanya menjadi tempat tampil. Ia juga menjadi pintu masuk bagi talent yang ingin mengembangkan karier.

Menanti Putaran ke-20

Safari Bazaar dijadwalkan memasuki putaran ke-20 pada Oktober 2026. RINS Kombis bersama empat proyek hunian tersebut telah menyiapkan konsep khusus untuk memperingati perjalanan tersebut.

“Perayaan Milestone (Safari Bazaar 20th Edition) ini akan dikemas sebagai panggung perayaan perjalan panjang Safari Bazaar. Kemungkinan aka nada Konsep Grand Showcase menggabungkan festival UKM, menengah dan besar terbesar dengan konser mini yang menampilkan seluruh talent RINS Kombis, kolaborasi dengan seniman lintas disiplin, serta deretan booth tematik eksklusif”, tutup Ruby Herman.

Perjalanan menuju putaran ke-20 menunjukkan bahwa Safari Bazaar terus menggabungkan aktivitas ekonomi dengan hiburan. Dari booth merchant hingga panggung musik, setiap penyelenggaraan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha, konsumen, komunitas, dan talent.

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER