Deadline – Dio Zulfikri resmi dicoret dari skuad Timnas Voli Putra Indonesia yang dipersiapkan untuk tampil di AVC Nations Cup 2026 for Men’s. Setter senior tersebut harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat setelah mengalami cedera lutut yang membuatnya tidak bisa melanjutkan pemusatan latihan bersama tim nasional.
Dio Zulfikri sebelumnya menjadi salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Merah Putih. Kehilangannya menjadi pukulan bagi tim karena perannya sebagai pengatur serangan sangat penting, terutama menghadapi persaingan ketat di level Asia.
Kabar pencoretan Dio diumumkan melalui unggahan media sosial Moji Sports pada Sabtu (6/6) dini hari WIB. Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa cedera lutut yang dialami Dio membuat pelatih Sergio Veloso terpaksa mencoret namanya dari daftar pemain untuk AVC Nations Cup 2026.
Dengan absennya Dio, posisi setter kini hanya menyisakan dua nama, yaitu Alfin Daniel Pratama dan Jasen Natanael Kilanta. Keduanya dipercaya menjadi motor permainan Timnas Voli Putra Indonesia selama turnamen berlangsung.
Timnas Voli Indonesia saat ini masih menjalani pemusatan latihan di Sentul. Setelah pencoretan Dio Zulfikri, jumlah pemain yang tersisa menjadi 15 orang.
Namun daftar tersebut belum final. Regulasi AVC Nations Cup 2026 yang akan berlangsung di India mulai 20 Juni mendatang mengharuskan setiap tim hanya membawa maksimal 14 pemain. Artinya, masih ada satu pemain lagi yang harus dicoret sebelum keberangkatan.
Kehilangan Dio dinilai cukup merugikan. Pevoli berusia 29 tahun itu dikenal sebagai salah satu setter terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Pengalamannya di level internasional dan kemampuannya mengendalikan ritme permainan menjadi nilai lebih yang sulit digantikan.
Pada Proliga 2026, Dio juga berperan besar mengantarkan Jakarta LavAni meraih gelar juara. Pengalaman bertanding di laga-laga penting membuatnya memiliki ketenangan yang sangat dibutuhkan seorang setter.
Meski demikian, pelatih masih memiliki opsi berkualitas di sektor pengatur serangan. Alfin Daniel dan Jasen Natanael dikenal memiliki kemampuan menyerang yang cukup baik dan variasi permainan yang luas. Akan tetapi, dari sisi jam terbang dan kematangan bermain, Dio masih unggul dibandingkan keduanya.
Cedera sebenarnya bukan masalah baru bagi Dio. Dalam beberapa musim terakhir, ia beberapa kali mengalami gangguan fisik, termasuk cedera pinggang yang sempat kambuh saat membela klub maupun tim nasional.
Daftar 15 Pemain Timnas Voli Putra Indonesia
Setter
- Alfin Daniel Pratama
- Jasen Natanael Kilanta
Outside Hitter
- Boy Arnez Arabi
- Farhan Halim
- Doni Haryono
- Fauzan Nibras
- Agil Angga Anggara
Middle Blocker
- Hendra Kurniawan
- Tedi Oka Syahputra
- Raden Ahmad Gumilar
- Putra Bagus Hidayatullah
Opposite Hitter
- Rama Fazza Fauzan
- Dawuda Alaihimasallam
Libero
- Irpan
- Raihan Rizky Attorif
Siapa Pemain Berikutnya yang Berpotensi Dicoret?
Setelah Dio Zulfikri keluar dari skuad, perhatian kini tertuju pada satu pemain lain yang kemungkinan akan dicoret untuk memenuhi kuota 14 pemain.
Posisi setter sudah tidak mungkin dikurangi karena hanya tersisa dua pemain. Sektor opposite hitter dan libero juga memiliki jumlah pemain yang terbatas sehingga relatif aman.
Persaingan paling ketat terjadi di posisi outside hitter dan middle blocker. Di sektor middle blocker terdapat empat pemain, yakni Hendra Kurniawan, Tedi Oka Syahputra, Raden Ahmad Gumilar, dan Putra Bagus Hidayatullah.
Sementara itu, posisi outside hitter dihuni lima pemain, yaitu Boy Arnez Arabi, Farhan Halim, Doni Haryono, Fauzan Nibras, dan Agil Angga Anggara.
Nama yang paling sering dikaitkan dengan kemungkinan pencoretan adalah Doni Haryono. Outside hitter asal Magelang tersebut diketahui belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang dialaminya sejak tahun lalu.
Kondisi tersebut juga membuat Doni sempat gagal masuk skuad SEA Games 2025. Meski sempat berkarier di Liga Voli Thailand bersama Nakhon Ratchasima pada awal tahun, kesempatan bermain yang didapatnya masih terbatas karena faktor kebugaran.
Jika kondisi fisiknya belum mencapai level terbaik saat penentuan skuad final dilakukan, Doni berpotensi menjadi pemain terakhir yang dicoret dari daftar Timnas Voli Putra Indonesia untuk AVC Nations Cup 2026.



