BUITENSTAGE VOL. 15 Satukan Musisi, Karya, dan Komunitas di Bogor

Deadline | Buitenstage Vol. 15 kembali digelar di Kopi Wangsa Bogor pada Kamis, 17 September 2026. Program musik dwi-mingguan yang diprakarsai Buitenfest bersama Cadaazz Pustaka Musik itu kembali membuka ruang bagi musisi untuk memperkenalkan karya secara langsung kepada pendengar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Memasuki volume ke-15, Buitenstage mempertahankan konsep awal sebagai platform pertunjukan langsung bagi musisi yang sedang memperkenalkan karya terbaru. Program ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga mempertemukan musisi, pendengar, komunitas, media musik, dan berbagai elemen dalam ekosistem musik.

Buitenstage Bangun Ruang Temu Musik

Buitenstage menempatkan panggung sebagai titik temu berbagai pihak. Musisi membawa karya, pendengar memberikan respons, sedangkan komunitas dan media membantu memperluas hubungan yang terbentuk dari pertunjukan.

Konsep tersebut membuat perjalanan sebuah karya tidak berhenti setelah dirilis. Lagu dapat dibawa ke panggung, diperdengarkan secara langsung, lalu bertemu dengan audiens dalam suasana yang lebih dekat.

“Buitenstage tidak ingin berhenti sebagai sebuah pertunjukan musik reguler. Program ini dibuat sebagai ruang yang mempertemukan karya, musisi, audiens, dan komunitas, sekaligus membuka kemungkinan terjadinya koneksi dan kolaborasi baru di dalam ekosistem musik”, terang Nanang Yuswanto dari Buitenfest.

Media Partner Perluas Jangkauan Karya

Perjalanan Buitenstage juga mendapat dukungan dari berbagai media partner dan media musik online. Mereka menjadi bagian dari ekosistem yang dibangun bersama.

Baca Juga  Safari Bazaar Putaran 19 Satukan Bisnis, Hiburan, dan Talenta Lokal

Bagi Buitenstage, media tidak hanya berfungsi sebagai kanal publikasi acara. Media partner membantu memperluas jangkauan karya dan cerita para musisi sekaligus memberikan amplifikasi terhadap Buitenstage sebagai platform yang membuka ruang bagi karya baru.

Pemberitaan, editorial, publikasi digital, dan distribusi informasi melalui kanal masing-masing membantu mempertemukan karya yang lahir dari panggung Buitenstage dengan audiens yang lebih luas.

“Dengan kolaborasi ini, ekosistem yang dibangun tidak berhenti di ruang pertunjukan, tetapi terus bergerak melalui koneksi antara musisi, media, komunitas, industri, dan pendengar”, jelas Fransiskus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik, salah satu penggagas Buitenstage.

Dukungan media berasal dari Warlok Bogor, Bogor Pisan, Bogor Event, Eternal Store BGR, Dapur Letter, Boleh Music, Cadaazz.com, iMusic ID, Berisik Radio, ScreenTime, Reallist Media, Seputar Musik Indonesia, AcaraKita.net, Rockstar Magz, Mute Musik, Redaksi Tinemu, Voice Magz, Urban News Co, Kaset.id, Journey of Indonesia, Portal Events ID, Indonesia Senang, Mave Magazine Indonesia, Popers.id, Event Guide Indonesia, dan KISI FM Bogor.

Tiga Musisi Hadir dalam Satu Panggung

Buitenstage Vol. 15 menghadirkan NAVA, TB AJI, dan ABDIMUDA. Ketiganya datang dengan latar perjalanan dan karakter musik yang berbeda.

NAVA Membawa Karya Terbaru

NAVA merupakan band asal Cibubur, Jakarta Timur, yang terbentuk pada 15 April 2025. Band ini lahir dari pertemanan para personelnya sejak sekolah dasar.

Baca Juga  Sigit Wardana Rilis Eksisten!, Tegaskan Eksistensi Lewat 5 Lagu

Kesamaan visi dan misi dalam bermusik kemudian mendorong mereka membangun band independen setelah menyelesaikan pendidikan SMA.

NAVA memperkenalkan karya perdana melalui EP “Rayakan Dunia Baru” yang dirilis pada 4 Juli 2025.

Dalam Buitenstage Vol. 15, mereka membawa “Tak Ada Lagi”. Lagu tersebut dirilis pada 9 September 2026.

Kehadiran NAVA menunjukkan bagaimana karya yang baru dirilis dapat langsung dibawa ke panggung dan dipertemukan dengan audiens.

TB AJI Hadir dengan Warna Pop Modern

TB AJI merupakan solois asal Bandung yang dikenal melalui karya pop dengan nuansa emosional.

Perjalanan perilisan karyanya dimulai pada 2022 melalui single “Tukar Rasa”. Ia kemudian terus mengeksplorasi pop modern dengan sentuhan R&B.

Pada 2026, TB AJI memperkenalkan “Ternyata Dia (Orangnya)”. Lagu tersebut menggunakan pendekatan yang lebih upbeat dan cheerful.

Di panggung Buitenstage Vol. 15, karakter tersebut hadir melalui pertunjukan live yang penuh energi. Audiens juga mendapat ruang untuk sing-a-long bersama karya terbarunya dalam suasana intim.

ABDIMUDA Memulai Langkah sebagai Solo Performer

ABDIMUDA merupakan solo performer asal Jakarta. Ia memulai debut pada Juni 2026 melalui EP “Belum Usai”.

EP tersebut berisi empat lagu. Sebagai karya perdana sekaligus karya terkini, “Belum Usai” menjadi titik awal perjalanan ABDIMUDA sebagai solo performer.

Penampilannya di Buitenstage menjadi bagian dari proses memperkenalkan karya secara langsung sekaligus membangun hubungan lebih dekat dengan pendengar.

Baca Juga  Konser Tribute To 2D Hidupkan Kembali Karya Legendaris Lintas Generasi

Tiga Cerita dalam Satu Malam

NAVA, TB AJI, dan ABDIMUDA tampil secara bergantian. Masing-masing membawa karakter, pengalaman, dan karya yang berbeda.

Namun, ketiganya bertemu dalam satu gagasan: karya baru membutuhkan ruang untuk didengar.

Bagi Buitenstage, pertunjukan bukan titik akhir dari sebuah karya. Setelah lagu dirilis, masih ada perjalanan untuk membawanya ke panggung dan mempertemukannya dengan pendengar.

Melalui penyelenggaraan dwi-mingguan, Buitenstage berupaya menjaga ruang tersebut tetap berjalan.

Buitenstage Vol. 15 menjadi bagian dari perjalanan itu. Tiga artis membawa tiga cerita ke satu panggung, lalu mempertemukan karya mereka secara langsung dengan komunitas dan pendengar di Bogor.

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER