Deadline – DEADLINE BLACKPINK resmi dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026, dan langsung mencuri perhatian publik global. Comeback ini menjadi momen penting setelah sekitar tiga tahun lima bulan sejak rilisan terakhir grup di bawah naungan YG Entertainment tersebut.
Perilisan mini album DEADLINE BLACKPINK bukan hanya disambut meriah oleh penggemar K-Pop, tetapi juga berdampak nyata pada sektor bisnis. Saham YG Entertainment dilaporkan melonjak sekitar 8% sesaat setelah album ini dirilis. Kenaikan ini menunjukkan respons pasar yang kuat terhadap kembalinya salah satu girl group paling berpengaruh di dunia, BLACKPINK.
Comeback ini menjadi sorotan karena terjadi setelah para anggota—Lisa, Jennie, Rosé, dan Jisoo—fokus pada proyek individu masing-masing. Mereka juga telah menyelesaikan tur dunia yang memperkuat eksistensi global grup tersebut.
DEADLINE BLACKPINK Jadi Momentum Besar 2026
DEADLINE BLACKPINK digadang sebagai salah satu rilisan K-Pop paling berpengaruh di awal 2026. Mini album ini secara khusus dipersembahkan untuk para penggemar setia yang telah menantikan karya terbaru mereka selama masa jeda grup.
Album ini memuat lima lagu dengan karakter musik yang beragam dan identitas kuat:
- GO menjadi lagu utama sekaligus pusat promosi comeback. Lagu ini menghadirkan energi intens, vokal kuat, dan rap penuh percaya diri khas BLACKPINK.
- JUMP sebelumnya telah diperkenalkan sebagai single pra-rilis dengan beat dinamis dan ritme yang tegas.
- Me and My membawa nuansa retro dengan sentuhan hip-hop yang playful.
- Champion tampil dengan tempo uplifting dan melodi yang membangkitkan semangat.
- Fxxxboy menyuguhkan sisi emosional dengan vokal halus serta lirik yang provokatif.
Dampak Ekonomi dan Antusiasme Global
DEADLINE BLACKPINK tidak hanya menjadi karya musik, tetapi juga simbol kebangkitan grup setelah periode vakum. Antusiasme penggemar di berbagai negara turut memperkuat posisi BLACKPINK sebagai salah satu ikon industri hiburan global.
Kenaikan saham YG Entertainment sebesar 8% menjadi indikator konkret bahwa comeback ini berdampak langsung pada kepercayaan investor. Pasar menilai perilisan DEADLINE sebagai langkah strategis yang memperkuat kembali brand dan nilai komersial grup.
Dengan narasi comeback yang kuat, dukungan fanbase global, serta momentum bisnis yang positif, DEADLINE menegaskan bahwa BLACKPINK masih menjadi kekuatan besar dalam industri musik K-Pop tahun 2026.




