Tembok Ratapan Solo Heboh! Rumah Jokowi Mendadak Viral di Google Maps

Deadline – Tembok Ratapan Solo mendadak jadi perbincangan publik setelah nama tersebut muncul di lokasi kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Surakarta. Nama itu bahkan sempat tertera di Google Maps dan memicu kehebohan warganet.

Rumah pribadi Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, mendadak diberi penanda lokasi bertuliskan “Tembok Ratapan Solo”. Kemunculan nama tersebut membuat publik terkejut dan ramai membicarakannya di media sosial.

Sejak tidak lagi menjabat sebagai presiden, kediaman Jokowi memang masih sering didatangi warga. Banyak masyarakat datang untuk berfoto, bersalaman, atau sekadar ingin bertemu langsung dengan mantan orang nomor satu di Indonesia itu.

Terbaru, sempat datang rombongan warga dari Brebes yang menggelar tahlilan di depan gerbang rumah tersebut. Peristiwa itu semakin menambah sorotan publik terhadap aktivitas di sekitar kediaman Jokowi.

Narasi “Tembok Ratapan Solo” bermula dari unggahan akun Instagram @indopium. Akun tersebut membagikan video seorang pemuda yang terlihat mengintip ke arah gerbang rumah Jokowi. Video itu kemudian diberi narasi seolah-olah pemuda tersebut sedang meratap di depan gerbang.

“Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Istilah Tembok Ratapan sendiri dikenal luas sebagai lokasi suci umat Yahudi di Yerusalem, yang menjadi tempat ibadah dan doa. Penggunaan istilah itu untuk menyebut rumah pribadi Jokowi dinilai sebagai bentuk satire atau candaan di media sosial, namun tetap memicu reaksi beragam dari masyarakat.

Baca  Saiful Mujani Disorot: Video “Jatuhkan Prabowo” Picu Tuduhan Makar dan Polemik Nasional

Menanggapi hal itu, ajudan Jokowi, Syarif Fitriansyah, menyatakan dirinya tidak merasa tersinggung.

“Kalau saya biasa saja,” ujar Syarif pada Rabu (18/2/2026).

Syarif juga mengaku belum mengetahui apakah Jokowi sudah mendapat informasi terkait penamaan tersebut. Namun ia memastikan tidak ada perubahan dalam aturan kunjungan ke rumah mantan presiden itu.

“Ya tetap biasa saja, tidak ada pembatasan pengunjung,” tegasnya.

Hingga kini, kediaman Jokowi di Solo masih terbuka bagi warga yang ingin berkunjung dengan tertib. Sementara itu, kemunculan nama “Tembok Ratapan Solo” menjadi bukti bagaimana dinamika media sosial dapat dengan cepat mengangkat sebuah lokasi menjadi viral dan memantik perhatian nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER