Deadline – Banjir Jakarta dan Kabupaten Bekasi meluas akibat hujan deras yang turun sejak Kamis dini hari, 22 Januari 2026. Curah hujan tinggi memicu genangan luas dengan ketinggian air bervariasi hingga 1,5 meter di sejumlah titik.
BPBD Kabupaten Bekasi mencatat 13 kecamatan terendam banjir. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyatakan hujan yang turun terus menerus menjadi pemicu utama meluapnya air di banyak wilayah.
Kecamatan terdampak meliputi Muara Gembong, Tarumajaya, Babelan, Tambun Utara, Cibitung, Tambun Selatan, Cikarang Selatan, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Karang Bahagia, Sukatani, Tambelang, dan Cabangbungin.
Di Muara Gembong, banjir merendam Desa Pantai Harapan Jaya dan Desa Jayasakti. Tinggi air mencapai 20 hingga 50 sentimeter. Kondisi serupa terjadi di Tarumajaya, tepatnya Desa Samudra Jaya, dengan ketinggian air 20 hingga 50 sentimeter.
Banjir di Babelan melanda Desa Bumi Bakti, Muara Bakti, Hurip Jaya, Kedungjaya, dan Kedungpengawas. Ketinggian air tercatat 10 hingga 50 sentimeter. Di Tambun Utara, air merendam Desa Satria Mekar, Karang Satria, dan Srimukti dengan tinggi 30 hingga 80 sentimeter.
Wilayah Cibitung terdampak di Desa Wanasari, Wanajaya, dan Muktiwari. Ketinggian air mencapai 20 hingga 70 sentimeter. Sementara di Tambun Selatan, banjir menggenangi Kelurahan Jatimulya dan Desa Mangunjaya dengan ketinggian 30 hingga 90 sentimeter.
Banjir juga masuk ke Cikarang Selatan di Desa Serang. Di Cikarang Timur, wilayah Lambangsari terendam air hingga 80 sentimeter. Sedangkan di Cikarang Utara, Desa Tanjungsari, Karang Raharja, Karang Baru, dan Karang Asih terendam dengan ketinggian 20 hingga 60 sentimeter.
Di Karang Bahagia, Desa Sukaraya terendam banjir setinggi 70 sentimeter. Kecamatan Sukatani mencatat banjir di Desa Sukamanah dan Sukadarma dengan ketinggian 40 hingga 60 sentimeter.
Kondisi terparah terjadi di Tambelang dan Cabangbungin. Di Desa Sukabakti, Tambelang, air mencapai 100 sentimeter. Sementara di Cabangbungin, banjir melanda Desa Lenggahsari, Jayalaksana, Sindang Jaya, Jaya Bakti, dan Sindang Sari dengan ketinggian 30 hingga 110 sentimeter.
BPBD Bekasi mencatat 21.260 kepala keluarga terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 270 KK mengungsi ke sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.
“Kami masih melakukan pendataan dan evakuasi warga terdampak,” kata Dodi. BPBD juga terus menyalurkan bantuan logistik dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lanjutan.
Dodi mengimbau warga tetap waspada karena potensi kenaikan debit air masih tinggi. Curah hujan masih terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bekasi dan Jakarta.


