Deadline – Semen Padang FC menghadapi tekanan berat di akhir kompetisi Liga Super 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah belum mampu keluar dari zona degradasi. Situasi makin sulit karena sejumlah pemain inti masih cedera.
Semen Padang FC membutuhkan poin penuh di sisa laga. Namun, kekuatan tim belum lengkap. Beberapa pemain kunci belum bisa dimainkan karena masih dalam masa pemulihan.
Manajemen klub memastikan kondisi ini lewat keterangan resmi pada Selasa, 21 April. Tim medis terus memantau perkembangan pemain. Proses pemulihan dilakukan bertahap sesuai prosedur medis.
Empat pemain tercatat masih cedera. Alhassan Wakaso mengalami knee bursitis. Ia butuh waktu pemulihan sekitar empat hingga enam pekan.
Irsyad Maulana mengalami cedera serupa. Namun, masa pemulihannya lebih cepat, sekitar dua hingga tiga pekan. Saat ini, keduanya sudah masuk fase pemulihan dan mulai latihan ringan.
Samuel Christianson mengalami cedera otot gracilis di paha tengah. Ia diperkirakan pulih dalam dua pekan. Wahyu Agong juga harus menepi karena cedera hamstring dengan waktu pemulihan yang sama.
Setelah pulih, para pemain akan menjalani program peningkatan kondisi fisik. Tim pelatih menargetkan mereka bisa kembali bermain dalam kondisi siap.
Masalah cedera ini datang di saat hasil tim menurun. Pada pekan ke-28, Semen Padang FC kalah 0-2 dari Persijap Jepara di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun. Sepanjang musim, tim mencatat lima kemenangan, lima imbang, dan 18 kekalahan.
Semen Padang FC kini berada di peringkat 17 klasemen sementara dengan 20 poin. Posisi ini masih di zona degradasi. Setiap laga tersisa menjadi penentu nasib tim.
Manajemen dan pelatih tetap menjaga semangat pemain. Mereka berharap pemain yang cedera bisa segera kembali dan membantu tim bertahan di kasta tertinggi.



