Friday, April 12, 2024
HomeDAERAHKUTAI KARTANEGARA10 Desa di Kukar akan Dipasang Penguat Sinyal

10 Desa di Kukar akan Dipasang Penguat Sinyal

DEADLINE.CO.ID, TENGGARONG – Dinas Komunikasi dan Informasi Kukar pada tahun 2022 melaksanakan program penguatan sinyal di 10 desa yang alami blank spot internet.

“Tahun ini, kita pasang penguat sinyal di 10 Desa yang masih blank spot, yang tersebar di enam Kecamatan,” ungkap Kepala Diskominfo Kukar, Dafip Haryanto belum lama ini.

Dafip merinci desa yang bakal dipasang penguat sinyal internet, yaitu ada tiga desa di Kota Bangun yaitu Muhuran, Sebelimbingan dan Wonosari Rimba Ayu.

Kemudian, tiga desa ada di Muara Muntai yaitu, Batuq, Tanjung Batuq dan Muara Aloh. Satu desa ada di Muara Badak yaitu Sello Cella. Desa lainnya ada di Muara Kaman yaitu Kupang Baru.

“Satu desa ada di Tabang yaitu Long Lalang. Dan satu desa lagi di Muara Wis yaitu Muara Enggelam. Untuk yang di Muara Enggelam akan dibantu oleh Kemenkominfo, ” jelasnya.

Jika kegiatan pemasangan penguat sinyal di 10 desa tersebut, maka menyisahkan 10 desa lagi yang belum menikmati jaringan internet atau blank spot. Untuk itu, Pemkab Kukar berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut.

Mantan Kabag Humas Pemkab Kukar ini menyebut lagi, pihaknya optimis mampu mengurai persoalan blank spot ini melalui sinkronisasi program dengan Pemerintah pusat maupun provinsi Kaltim.

“Kita ini cari irisan program pusat dan Pemprov, dalam pengembangan layanan internet untuk masyarakat. Dan ada juga yang difasilitasi oleh operator seluler, ” sebutnya.

Dafip memastikan, bisa saja dilakukan percepatan pemasangan jaringan internet, di 10 desa yang masih blank spot, akan tetapi sarana pendukung belum tersedia.

“Syarat dibangunnya jaringan internet, harus terpenuhinya 24 jam saluran listrik. Sedangkan 10 desa tersebut, ada yang bisa menikmati listrik selama 8-18 jam saja,” tuturnya.

Diskominfo akan berkoordinasi dengan lintas OPD, agar program Terang Kampungku, yang menyentuh listrik selama 24 jam bisa direalisasikan secepatnya.

“Jika 10 desa tersebut sudah nikmati listrik 24 jam, maka akan menyusul kebutuhan internetnya,” ungkapnya.

Bupati Kukar Edi Damansyah yang mengetahui Diskominfo akan menyelesaikan persoalan desa yang masih blank spot tersebut, sangat mengapresiasi kinerja dinas yang dipimpin Dafip.

“Komitmen saya bersama Wabup Rendi Solihin, ingin tidak ada lagi desa di Kukar, yang tidak bisa menikmati internet, ” papar Bupati Edi. (Adv/Andri)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments