Deadline – Fadia A Rafiq, Bupati Pekalongan periode 2025-2030, terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi.
OTT KPK Fadia A Rafiq berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. KPK menduga ada korupsi pengadaan barang dan jasa pada proyek tenaga alih daya di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Selain Fadia, KPK mengamankan 11 orang lain dalam operasi tersebut. Salah satu yang ikut diamankan ialah Sekretaris Daerah Pemkab Pekalongan, HM Yulian Akbar.
KPK Amankan 14 Orang dan Segel 9 Ruangan
KPK menyatakan melakukan operasi senyap pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026, di Semarang. Fadia diamankan bersama ajudan dan orang kepercayaannya.
Total 14 orang dibawa ke Jakarta dalam dua gelombang. Kloter pertama tiba pagi hari membawa tiga orang. Kloter kedua tiba malam hari membawa 11 orang menggunakan bus pariwisata.
Dalam operasi ini, penyidik menyita barang bukti elektronik dan kendaraan bermotor. KPK juga menyegel sembilan ruangan strategis di Pemkab Pekalongan. Di antaranya ruang kerja Bupati dan Sekda. Penyegelan menggunakan stiker bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.
KPK menduga terjadi praktik rekayasa vendor dalam proyek outsourcing di sejumlah dinas.
Fadia A Rafiq Bantah OTT dan Klaim Tak Ada Uang Disita
Pada Rabu, 4 Maret 2026, Fadia keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 12.02 WIB. Ia sudah mengenakan rompi oranye bertuliskan “Tahanan KPK”.
Fadia berjalan menunduk dan menutup sebagian wajahnya dengan selendang. Dua petugas KPK dan satu aparat kepolisian mengawalnya menuju mobil tahanan yang membawanya ke rumah tahanan.
Di hadapan awak media, Fadia membantah dirinya terjaring OTT. Ia menyebut tidak ada uang sepeser pun yang disita.
Ia juga mengklaim saat penangkapan terjadi, dirinya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol Purn Ahmad Luthfi. Menurutnya, tidak ada penggerebekan di rumah dan tidak ada barang yang diambil.
Fadia menegaskan tidak terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa tersebut. Ia menyatakan perusahaan yang dikaitkan dengan proyek outsourcing adalah milik keluarganya, bukan miliknya pribadi.
Ia mengaku bingung dengan penetapan dirinya sebagai tersangka. Fadia menyatakan akan berdiskusi dengan pengacara untuk melakukan perlawanan hukum.
Keluarga Kaget, Fairuz Pilih Hormati Proses
Kasus ini mengejutkan keluarga Fadia. Adiknya, artis Fairuz A Rafiq, mengaku tidak mengetahui urusan kakaknya.
Fairuz menyatakan akan menghormati proses hukum yang berjalan. Ia memilih mendoakan Fadia dan meyakini semua yang terjadi merupakan takdir.
Fairuz adalah istri aktor Sonny Septian.
KPK Siapkan Konferensi Pers
KPK menjadwalkan konferensi pers resmi pada Rabu siang antara pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Dalam konferensi itu, KPK akan memaparkan konstruksi perkara, kronologi penangkapan, serta pasal yang disangkakan kepada Fadia dan pihak lain.
Perkembangan kasus OTT KPK Fadia A Rafiq kini menjadi sorotan publik, terutama terkait dugaan rekayasa vendor dalam proyek outsourcing di Pemkab Pekalongan.



