Deadline – KPK OTT Bupati Tulungagung menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sejumlah pejabat daerah langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk pemeriksaan awal.
KPK OTT Bupati Tulungagung berlangsung dengan pengamanan ketat. Area Mapolres Tulungagung dijaga lebih intens saat para pejabat keluar masuk untuk menjalani pemeriksaan. Situasi ini menunjukkan operasi dilakukan secara serius dan terencana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa pejabat penting terlihat mendatangi Mapolres Tulungagung. Mereka antara lain Penjabat Sekda Tulungagung Soeroto, Kabag Kesra Makrus Manan, Kabag Pemerintahan Arif Efendi, Kabag Umum Yulius, serta Kepala Satpol PP Hartono.
Selain itu, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung Zuhrotul Aini juga terlihat hadir. Kepala Dinas Kesehatan Desy Lusiana ikut mendatangi lokasi. Ajudan Bupati Tulungagung, Dwi Yoga, juga berada di Mapolres untuk proses pemeriksaan.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rochyanto membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut. Ia menyatakan bahwa penindakan memang dilakukan di Tulungagung. Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi kabar yang beredar di masyarakat.
Dalam operasi tersebut, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dikabarkan telah diamankan oleh KPK. Informasi ini memperkuat dugaan bahwa kepala daerah menjadi pihak utama dalam kasus ini.
Sumber internal Polres Tulungagung menyebutkan bahwa bupati telah dibawa ke Surabaya untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, sejumlah saksi lain masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tulungagung.
Pihak kepolisian menyebut kegiatan ini bersifat tertutup. Operasi dilakukan secara senyap tanpa banyak informasi yang dibuka ke publik saat berlangsung. Namun, keberadaan tim KPK di Tulungagung dipastikan benar.
Kasus ini masih dalam tahap pemeriksaan awal. KPK belum mengungkap detail perkara yang mendasari operasi tangkap tangan tersebut.



