Deadline – Peristiwa jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menewaskan seluruh kru dan penumpang. Tim SAR gabungan memastikan total delapan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Helikopter PK-CFX jatuh di area sulit dijangkau. Proses pencarian dan evakuasi berlangsung intens sejak lokasi ditemukan. Aparat dari TNI, Polri, Basarnas, dan tim gabungan langsung turun ke lapangan.
Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Zainal Abidin menyampaikan seluruh korban telah ditemukan. “Total delapan penumpang sudah ditemukan, semuanya dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya pada Kamis malam, 16 April 2026.
Tim gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah dari lokasi kejadian. Kelima korban langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk proses lanjutan.
Tiga korban lainnya masih berada di dalam badan helikopter. Posisi korban terjepit puing-puing sehingga menyulitkan proses evakuasi. Petugas harus menggunakan peralatan khusus untuk memotong bagian badan helikopter.
Medan di lokasi kejadian cukup ekstrem. Area terjal membuat proses evakuasi berjalan lambat dan penuh risiko. Tim di lapangan bekerja dengan perhitungan untuk menjaga keselamatan personel.
Fokus utama saat ini adalah mengevakuasi seluruh korban. Tim memastikan semua jenazah dapat segera dibawa keluar dari lokasi jatuhnya helikopter.
Operasi dihentikan sementara karena kondisi tidak memungkinkan. Evakuasi akan dilanjutkan pada pagi hari untuk memaksimalkan hasil dan keselamatan tim.



