Anies Baswedan Dipercaya Arab Saudi Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh

Deadline – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dipercaya Kerajaan Arab Saudi menjadi anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh atau Royal Commission for Riyadh City (RCRC). Amanah tersebut diemban Anies sejak tahun 2025.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Anies Baswedan melalui akun media sosial pribadinya. Ia mengungkapkan sedang berada di Riyadh selama tiga hari terakhir untuk menghadiri Riyadh Competitiveness Forum (RCF), forum yang mempertemukan para anggota dewan penasihat dari berbagai negara.

Dalam forum tersebut, Anies Baswedan hadir bersama tim think tank Karsa City Lab. Mereka berdiskusi dengan Pemerintah Kota Riyadh dan perwakilan Kerajaan Arab Saudi untuk membahas strategi peningkatan daya saing kota.

Menurut Anies Baswedan, forum itu menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan kota modern, sistem transportasi, hingga pembangunan kota yang nyaman dihuni masyarakat.

Anies juga menyebut Jakarta mendapat perhatian khusus dari Riyadh. Ibu kota Indonesia itu dinilai berhasil melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi dan dianggap sebagai salah satu contoh kota yang sukses membangun sistem mobilitas modern.

Ia mengatakan pengalaman Jakarta dalam membangun transportasi publik menjadi salah satu pembelajaran penting bagi Riyadh. Hal tersebut dinilai sebagai bukti bahwa Jakarta mulai diperhitungkan dalam percakapan kota global dunia.

Selain membahas pengembangan kota, Anies turut mendorong agar kota-kota lain di Indonesia dapat naik kelas menjadi kota global. Ia berharap lebih banyak kota di Tanah Air menjadi kota layak huni, ramah bagi warga dan pengunjung, serta mampu menjadi teladan di tingkat internasional.

Baca Juga  Sepatu Sempit Picu Kematian Siswa SMK di Samarinda, DPR RI Bongkar Fakta Memilukan

Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh sendiri dipimpin langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Lembaga tersebut memiliki target besar menjadikan Riyadh sebagai salah satu dari 10 ekonomi kota terbesar di dunia pada tahun 2030.

RCRC saat ini tengah mengerjakan 23 proyek besar dalam lima tahun mendatang. Beberapa proyek itu meliputi pembangunan kereta metro Riyadh, Riyadh Art Program, hingga Riyadh Biocentral Foundation.

Di sela kunjungannya, Anies juga menjadi dosen tamu di King Saud University. Dalam kegiatan itu, ia bertemu mahasiswa serta diaspora Indonesia yang tinggal di Arab Saudi.

Anies Baswedan mengungkapkan pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat. Menurutnya, para diaspora Indonesia menunjukkan kepedulian besar terhadap masa depan bangsa, terutama di bidang pendidikan, demokrasi, dan meritokrasi.

Ia menilai semangat diaspora menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap Indonesia tetap kuat meski berada jauh dari Tanah Air.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER

Â