Pesawat Militer Kolombia Jatuh: 80 Tentara Tewas dalam Tragedi Mengerikan

Deadline – Pesawat militer Kolombia jatuh saat lepas landas menjadi kabar duka mendalam bagi negara tersebut. Insiden tragis ini terjadi pada Senin (23/3/2026) waktu setempat, ketika sebuah pesawat Hercules yang mengangkut ratusan personel militer mengalami kecelakaan fatal sesaat setelah mengudara.

Pesawat militer Kolombia jatuh dari pangkalan di Puerto Leguizamo, wilayah selatan yang berbatasan langsung dengan Ekuador. Lokasi jatuhnya pesawat berada di kawasan hutan lebat, menyisakan puing-puing hangus dan kobaran api yang terlihat dari kejauhan. Kondisi medan yang sulit membuat proses evakuasi menjadi penuh tantangan.

Pesawat tersebut diketahui membawa total 125 orang, terdiri dari 114 tentara dan 11 awak pesawat. Mereka sedang menjalankan misi perjalanan menuju pos militer lain di kawasan Amazon. Wilayah ini dalam beberapa pekan terakhir menjadi pusat operasi militer intensif untuk menekan aktivitas kartel narkoba dan kelompok penyelundup.

Hingga laporan terbaru, sebanyak 48 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, sumber militer menyebutkan sekitar 80 orang lainnya dikhawatirkan tewas. Meski begitu, jumlah korban resmi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari otoritas terkait.

Gambar dari lokasi kejadian memperlihatkan kondisi pesawat yang hancur parah. Ekor pesawat dengan kode FAC 1016 terlihat rusak, sementara asap hitam masih membumbung di atas pepohonan. Warga sipil yang berada di sekitar lokasi tampak mendekati area puing sebelum tim militer tiba.

Baca  Pendukung Donald Trump Mulai Menyesali Pilihannya, Hidup Makin Mahal dan Sulit

Pesawat Militer

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia memastikan bahwa unit militer telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan.

“Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Kami masih menunggu kepastian jumlah korban dan penyebab kecelakaan,” ujar Sanchez dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, Jenderal Carlos Fernando Silva Rueda mengonfirmasi jumlah penumpang di dalam pesawat serta tujuan perjalanan mereka. Ia menegaskan bahwa misi tersebut merupakan bagian dari operasi keamanan di wilayah perbatasan yang rawan.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Otoritas militer Kolombia bersama tim investigasi tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap faktor yang menyebabkan pesawat jatuh saat lepas landas.

Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan militer paling mematikan di Kolombia dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menyoroti tingginya risiko operasi di wilayah konflik dan terpencil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER