Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Membelot dari PDIP ke Gerindra, Kini di OTT KPK

Deadline – OTT KPK langsung mengguncang Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 16 orang terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi. Salah satu nama yang ikut diamankan adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

OTT KPK ini terjadi di tengah perjalanan politik Gatut yang penuh dinamika. Ia bukan sosok baru di Tulungagung. Lahir pada 17 Desember 1967, Gatut dikenal sebagai pengusaha sebelum masuk ke dunia pemerintahan. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati mendampingi Maryoto Birowo pada sisa masa jabatan 2018–2023.

Dari Kader PDIP Hingga Dipecat

Gatut Sunu Wibowo awalnya merupakan kader PDIP. Namun arah politiknya berubah saat Pilkada 2024. Ia memilih maju melalui partai lain. Keputusan ini berujung pemecatan dari partai yang telah membesarkan namanya.

Langkah tersebut menjadi titik balik. Gatut kemudian maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Ahmad Baharudin, Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung. Pasangan ini dikenal dengan sebutan “Gabah”.

Manuver Politik Jelang Pilkada

Pasangan Gabah tidak lahir tanpa gejolak. Awalnya, Partai Gerindra memberikan rekomendasi kepada pasangan Ahmad Baharudin dan Danang Catur Budi Utomo. Namun keputusan berubah.

Rekomendasi tersebut dicabut. Posisi calon bupati dialihkan kepada Gatut Sunu. Ahmad Baharudin yang semula calon bupati, bergeser menjadi calon wakil bupati.

Koalisi besar pun terbentuk. Gerindra, Golkar, dan PKS resmi mengusung pasangan Gabah dalam Pilkada Tulungagung 2024.

Baca  Teror PWI Babel: Kantor Dirusak, Pesan Tantangan “Salam BIN” Picu Kecemasan

Kemenangan Telak di Pilkada

Hasil Pilkada Tulungagung 2024 menunjukkan dominasi pasangan Gabah. Berdasarkan data rekapitulasi KPU, Gatut Sunu dan Ahmad Baharudin meraih 50,72 persen suara.

Mereka unggul jauh dari pesaing. Pasangan Santoso–KH Samsul Umam memperoleh 10,38 persen. Maryoto Birowo–Didik Girnoto Yekti meraih 34,59 persen. Sementara Budi Setiyahadi–Susilowati hanya mendapat 4,31 persen.

Kemenangan ini terasa simbolik. Gatut berhasil mengalahkan kandidat dari PDIP, partai yang sebelumnya memecatnya.

Belum Resmi Jadi Kader Gerindra

Status politik Gatut Sunu kembali menjadi sorotan setelah OTT KPK. Meski diusung Gerindra saat Pilkada, ia ternyata belum resmi menjadi kader partai tersebut.

Ketua OKK Gerindra Jawa Timur, Hidayat, menegaskan bahwa proses keanggotaan Gatut masih berjalan dan belum diputuskan oleh DPP. Artinya, secara administratif, Gatut belum tercatat sebagai kader resmi.

Detik-Detik OTT KPK di Tulungagung

Operasi KPK di Tulungagung berlangsung cepat. Sejumlah pejabat daerah terlihat mendatangi Polres Tulungagung saat proses berlangsung.

Di antara yang hadir terdapat Kasatpol PP Hartono, Kabag Kesra Makrus, Kabag Umum Yulius, Kabag Pemerintahan Arif, ajudan bupati Dwi, dan Pj Sekda Suroto.

Informasi dari kepolisian menyebutkan beberapa orang yang diamankan langsung dibawa ke Sidoarjo. Dari sana, mereka diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan operasi tersebut. Ia memastikan bahwa salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Baca  JK Bakal Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi Terkait Tudingan Biayai Polemik Ijazah Palsu Jokowi

Karier Politik Berbalik Arah

OTT KPK terhadap Gatut Sunu menjadi ironi dalam perjalanan politiknya. Ia baru saja meraih kemenangan besar di Pilkada 2024. Ia juga berhasil menumbangkan lawan dari partai lamanya.

Namun di tengah posisi tersebut, ia justru terseret dalam operasi penegakan hukum.

Perjalanan dari kader PDIP, pindah jalur politik, menang telak di Pilkada, hingga kini terjaring OTT KPK, menunjukkan perubahan cepat dalam karier seorang kepala daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER