DPR Sentil Homeless Media, Media Konvensional Tetap Jadi Benteng Demokrasi

Deadline – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan media konvensional masih memegang peran penting sebagai pilar demokrasi di Indonesia. Pernyataan itu muncul saat pemerintah mulai menggandeng sejumlah platform new media atau yang dulu dikenal sebagai homeless media untuk menyebarkan informasi publik.

Dave menilai media arus utama memiliki fondasi yang jelas dalam menjaga kualitas informasi. Menurut dia, media konvensional sudah dibekali mekanisme editorial, kode etik jurnalistik, serta sistem akuntabilitas yang menjadi penyangga utama kepercayaan publik.

“Media arus utama telah memiliki mekanisme editorial, kode etik, serta sistem akuntabilitas yang menjadi fondasi dalam menjaga kualitas informasi publik,” kata Dave kepada wartawan, Jumat (8/5).

Politikus Fraksi Golkar itu menekankan penguatan media konvensional harus tetap menjadi perhatian utama. Apalagi, industri media saat ini menghadapi tekanan besar akibat disrupsi digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Di sisi lain, Dave juga tidak menolak kehadiran new media. Ia menilai fenomena tersebut lahir karena masyarakat kini lebih banyak mengakses informasi melalui platform digital seperti Instagram, TikTok, hingga X.

Menurut Dave, tantangan terbesar saat ini bukan memilih antara media konvensional atau media digital. Fokus utamanya justru bagaimana membangun ekosistem media yang lebih bertanggung jawab, profesional, dan patuh terhadap regulasi.

“Tantangannya bukan sekadar menerima atau menolak keberadaan mereka, melainkan bagaimana mendorong transformasi menuju ekosistem media digital yang lebih bertanggung jawab, profesional, dan patuh terhadap regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga  Insentif Dapur MBG Tetap Cair Saat Ditutup, DPR Sebut Pemborosan Brutal, Dadan Justru Bilang Penghematan

Dave lalu menyoroti peran strategis Bakom RI dalam situasi tersebut. Ia berharap lembaga itu mampu menjadi penghubung antara media konvensional dan media digital agar keduanya tetap berjalan searah dengan kepentingan demokrasi nasional.

Selain itu, Bakom RI juga diharapkan memperkuat literasi digital serta etika komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi media sosial.

“Ya, sekaligus memastikan kepastian regulasi, agar perkembangan media digital tetap sejalan dengan kepentingan demokrasi dan persatuan nasional,” kata Dave.

Komisi I DPR RI meyakini ekosistem media Indonesia akan semakin kuat jika seluruh pelaku media memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kualitas informasi publik. Dave juga mengingatkan pentingnya melawan disinformasi dan menghindari praktik sensasionalisme demi mengejar trafik semata.

Sebelumnya, Kepala Bakom Muhammad Qodari mengungkap pihaknya mulai menggandeng New Media Forum untuk membantu penyebaran informasi terkait kinerja pemerintah.

Qodari menjelaskan istilah homeless media kini mulai bertransformasi menjadi new media. Platform tersebut berkembang pesat karena memiliki jangkauan besar di media sosial dan dekat dengan generasi muda.

“New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media,” ujar Qodari pada Rabu (6/5).

Sejumlah akun dan platform digital yang disebut ikut dirangkul pemerintah antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, hingga Taubaters.

Baca Juga  Pajak Mobil Listrik Dibatalkan: Kebijakan Tito Karnavian Sekejap Berubah

Qodari juga menyebut nama lain seperti Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Proud Project, CXO Media, Nalar TV, sampai Mature Indonesia.

Menurut Qodari, langkah menggandeng new media dilakukan agar penyebaran informasi pemerintah tidak hanya bergantung pada media konvensional. Pemerintah ingin menjangkau publik yang lebih luas melalui platform digital yang saat ini tumbuh sangat cepat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER