Kecelakaan Maut di Kota Padang, Truk dan Tiga Mobil Ringsek, 2 Orang Tewas

Deadline – Kecelakaan beruntun di kawasan Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu pagi 10 Mei 2026, menewaskan dua orang dan melukai lima korban lainnya. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu melibatkan lima kendaraan sekaligus.

Dua unit truk dan tiga mobil pribadi terlibat dalam tabrakan beruntun yang membuat arus lalu lintas dari arah Solok menuju Kota Padang lumpuh sementara. Sejumlah kendaraan tampak ringsek parah pada bagian depan dan belakang.

Kasat Lantas Polresta Padang, Riwal Maulidinata mengatakan sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

“Sopir sendiri sudah diamankan. Saat ini kita amankan di Polsek Luki,” ujar AKP Riwal Maulidinata di lokasi kejadian.

Menurut polisi, seluruh kendaraan bergerak dari arah Solok menuju Kota Padang saat kecelakaan terjadi. Hingga kini penyebab pasti tabrakan masih dalam penyelidikan.

“Semua kendaraan satu arah, dari arah Solok menuju Padang,” katanya.

Data sementara dari kepolisian mencatat ada tujuh korban dalam peristiwa tersebut. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan lima korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

“Untuk korban, tadi anggota kita sudah ke Semen Padang Hospital dan RS Unand. Terdata ada tujuh korban. Dua orang meninggal dunia dari data sementara, sedangkan lima korban lainnya mengalami luka-luka,” jelasnya.

Baca Juga  Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan dari Sekolah Gara-Gara Orang Tua Kritik MBG, Fakta Terungkap

Polisi juga belum memastikan korban meninggal berasal dari kendaraan mana karena proses identifikasi masih berlangsung.

Kondisi di lokasi kecelakaan terlihat cukup parah. Beberapa kendaraan hancur setelah saling bertabrakan di sekitar Jembatan Padang Besi. Selain kendaraan yang rusak berat, sejumlah pohon dan tiang listrik di sekitar lokasi juga roboh akibat dihantam kendaraan.

Petugas kepolisian memberlakukan sistem buka tutup jalan selama proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara berlangsung. Akibatnya, antrean kendaraan dari dua arah mengular cukup panjang.

Warga sekitar ikut memadati lokasi untuk melihat proses penyelamatan korban dan pemindahan kendaraan yang rusak.

Salah seorang warga, Shinta mengaku mendengar suara benturan keras dari rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Waktu kejadian itu saya di rumah. Saya dengar bunyi benturan seperti ban truk meletus. Tapi bunyinya berkali-kali, jadi saya keluar lihat ternyata mobil-mobil sudah berderet terlibat kecelakaan,” ujarnya.

Menurut Shinta, ia melihat ada lima kendaraan yang terlibat dalam tabrakan tersebut, terdiri dari dua truk dan tiga mobil minibus.

“Kalau yang saya lihat itu sekitar lima kendaraan, dua truk dan tiga mobil minibus, beberapa ada yang dalam keadaan ringsek,” katanya.

Ia juga mendengar informasi dari warga lain bahwa ada korban yang sempat terjepit di dalam kendaraan saat proses evakuasi berlangsung.

Sementara itu, polisi belum dapat memastikan dugaan rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan. Aparat masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sopir serta kendaraan yang terlibat.

Baca Juga  Helikopter PK-CFX Jatuh: 8 Korban Tewas, Evakuasi Dramatis di Medan Terjal

“Untuk penyebab kecelakaan sementara masih kita dalami. Nanti akan kita pastikan kembali setelah proses penyelidikan selesai,” kata AKP Riwal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER