Serangan Biadab di Masjid Islamabad, 31 Jemaah Tewas

Deadline – Serangan biadab di masjid Islamabad mendapat kecaman keras dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin menyebut aksi bom bunuh diri di tempat ibadah itu sebagai bentuk terorisme paling biadab dan tidak berperikemanusiaan.

Dalam pesan resmi yang disampaikan Kremlin pada Jumat 6 Februari, Putin mengirimkan belasungkawa kepada Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif. Ia menegaskan solidaritas Rusia kepada rakyat Pakistan yang terdampak tragedi tersebut.

Putin menyoroti fakta bahwa korban diserang saat sedang menjalankan ibadah. Menurutnya, pembunuhan terhadap jemaah menunjukkan wajah asli terorisme yang menyerang nilai kemanusiaan dan kebebasan beragama.

Serangan biadab di masjid Islamabad terjadi di Imambargah Khadijah-tul-Kubra, kawasan Shehzad Town. Otoritas Pakistan mencatat sedikitnya 31 orang meninggal dunia dan 169 orang lainnya mengalami luka-luka. Pelaku meledakkan bom setelah dicegat aparat keamanan di lokasi.

Selain mengecam serangan, Putin menyatakan kesiapan Moskow untuk memperluas kerja sama penanggulangan terorisme dengan Pakistan. Pernyataan ini menandai komitmen Rusia untuk memperkuat koordinasi keamanan bilateral.

Putin juga meminta agar simpati dan dukungan tulusnya disampaikan kepada keluarga korban. Ia mendoakan pemulihan cepat bagi seluruh korban luka akibat ledakan tersebut.

Reaksi internasional juga datang dari India. Kementerian Luar Negeri India menyebut pengeboman di Islamabad sebagai tindakan yang patut dikecam dan menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa.

Baca  Mental Militer AS Down Menghadapi Konflik Timur Tengah, Telah Terjadi Penurunan Moral

Namun, ketegangan diplomatik muncul setelah Juru Bicara Perdana Menteri Pakistan, Mosharraf Zaidi, menuding India berada di balik serangan tersebut. Zaidi menyatakan tuduhan itu tidak akan mengganggu pemulihan ekonomi dan posisi diplomatik Pakistan.

Pemerintah India langsung membantah keras tuduhan tersebut. New Delhi menyebut klaim Islamabad tidak berdasar dan menilai Pakistan keliru jika menyalahkan pihak lain atas tragedi tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER