Deadline – Super League 2025-2026 memasuki fase panas. Pekan ke-29 langsung mengubah peta persaingan di papan atas dan zona bawah.
Dua laga penting Super League 2025-2026 digelar di Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Segiri, Samarinda. Hasilnya langsung berdampak besar pada klasemen.
Borneo FC Tekan Persib, Puncak Klasemen Makin Ketat
Borneo FC tampil ganas saat menjamu Semen Padang.
Bermain di Samarinda, Borneo FC menang telak 3-0. Gol dicetak oleh Komang Teguh menit 9, Kaio Nunes menit 39, dan Koldo Obieta di masa injury time.
Hasil ini langsung mengancam posisi Persib Bandung.
Borneo FC kini mengoleksi 66 poin dari 29 laga. Angka ini sama dengan Persib Bandung.
Namun, Borneo FC unggul jumlah kemenangan. Mereka mencatat 21 kemenangan, 3 seri, dan 5 kalah.
Persib Bandung punya 20 kemenangan, 6 seri, dan 3 kalah.
Meski begitu, Persib tetap di puncak klasemen. Faktor penentu adalah keunggulan head to head.
Semen Padang Terjebak, Degradasi di Depan Mata
Kekalahan ini membuat Semen Padang semakin terpuruk.
Tim ini berada di posisi ke-17 dengan 20 poin. Mereka sudah kalah 19 kali dari 29 pertandingan.
Catatan lain menunjukkan hanya 5 kemenangan dan 5 hasil seri.
Situasi ini membuat peluang bertahan di liga semakin kecil.
Madura United Tersungkur, Zona Degradasi Makin Nyata
Madura United gagal memanfaatkan laga kandang.
Mereka kalah 1-2 dari Dewa United.
Madura United sempat unggul cepat lewat gol Junior Brandao di menit 7.
Namun, Dewa United bangkit di babak kedua. Ricky Kambuaya mencetak dua gol pada menit 49 dan 52.
Hasil ini membuat Madura United turun ke peringkat 16. Posisi ini masuk zona degradasi.
Mereka mengoleksi 26 poin dari 6 kemenangan, 8 seri, dan 15 kekalahan.
Dewa United Naik, Persaingan Tengah Klasemen Memanas
Kemenangan ini membawa Dewa United naik ke posisi tujuh.
Mereka kini mengoleksi 44 poin dari 13 kemenangan, 5 seri, dan 11 kalah.
Pergerakan ini membuat papan tengah ikut berubah.
Dua Front Panas Sekaligus
Pekan ke-29 menunjukkan dua tekanan besar.
Puncak klasemen semakin ketat antara Persib Bandung dan Borneo FC.
Zona degradasi juga semakin panas. Semen Padang dan Madura United berada di posisi kritis.
Sisa pertandingan akan menentukan nasib banyak tim.



