Investor Dapur MBG Mengamuk di BGN, Tagih Kepastian hingga Minta Prabowo Turun Tangan

Deadline – Investor dapur MBG meluapkan kekecewaan mereka di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026). Aksi protes tersebut dipicu ketidakjelasan nasib proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dibangun sejak berbulan-bulan lalu namun belum juga beroperasi.

Suasana di dalam kantor BGN sempat memanas. Sejumlah pengusaha yang mengaku sebagai investor proyek MBG mendatangi kantor tersebut untuk menuntut penjelasan terkait kelanjutan program yang telah menyedot dana investasi dalam jumlah besar.

Investor dapur MBG menilai pemerintah belum memberikan kepastian terhadap fasilitas yang telah mereka bangun. Banyak dapur yang disebut sudah selesai dibangun selama tujuh bulan terakhir, namun hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan mulai beroperasi.

Ketegangan semakin meningkat setelah muncul berbagai pertanyaan mengenai masa depan program MBG. Situasi ini terjadi setelah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, ditahan oleh Kejaksaan Agung.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana penuh emosi di dalam gedung BGN. Beberapa investor terlihat terlibat adu argumen dengan petugas keamanan saat berusaha meminta kejelasan mengenai proyek yang telah mereka danai.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika seorang pria paruh baya yang menggunakan kruk menyampaikan protes dengan nada tinggi. Ia mengaku banyak investor daerah telah mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membangun dapur MBG, termasuk di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T).

Baca Juga  2 Jurnalis Republika Ditangkap Israel, Misi Kemanusiaan Gaza Berujung Intersepsi Militer

Menurutnya, pembangunan dapur di wilayah 3T membutuhkan biaya lebih besar dan menghadapi tantangan yang lebih berat dibandingkan daerah lainnya. Namun hingga saat ini, para investor belum mendapatkan kepastian terkait operasional maupun pengembalian investasi mereka.

Dalam aksinya, para investor menegaskan bahwa mereka membutuhkan kehadiran negara untuk memberikan solusi. Mereka menilai pemerintah harus bertanggung jawab terhadap kondisi yang terjadi karena proyek tersebut merupakan bagian dari program nasional.

Suasana kembali memanas saat beberapa investor menyampaikan kritik terhadap perubahan kebijakan yang dinilai dilakukan ketika proyek sudah berjalan. Mereka meminta profesionalisme dan kepastian aturan agar investasi yang telah dikeluarkan tidak berujung kerugian.

Salah seorang perwakilan investor juga menyampaikan pesan kepada Komisi IX DPR RI dan Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang. Ia meminta adanya pertanggungjawaban atas berbagai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan proyek dapur MBG.

Perwakilan investor bahkan menyatakan bahwa mereka merupakan pendukung Presiden Prabowo Subianto. Namun mereka tetap meminta Presiden turun tangan apabila persoalan tersebut tidak segera menemukan jalan keluar.

Di tengah aksi protes tersebut, muncul pula kasus yang menambah rumit persoalan program MBG. Seorang pengusaha asal Sukabumi, Jawa Barat, bernama Mujazin mengaku menjadi korban dugaan penipuan proyek dapur perintis MBG dengan nilai mencapai Rp218 miliar.

Melalui kuasa hukumnya, Ahmad Yazdi, Mujazin disebut memiliki Nota Kesepahaman (MoU) tertanggal 2 September 2025 yang turut ditandatangani mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung. Dokumen tersebut berisi rencana pengalihan hak pengelolaan 97 titik dapur perintis kepada investor.

Baca Juga  Pelanggan Dikenakan Biaya AC Rp 3.000 di Warung Bakso Klaten Viral, Warganet Sindir: Kursinya Sekalian!

Namun, menurut pihak kuasa hukum, hak pengelolaan yang dijanjikan tidak pernah diterima. Dana yang telah diserahkan dalam bentuk tunai, transfer, maupun jaminan cek diduga digunakan sebagai dana talangan untuk membayar kewajiban pembangunan dapur kepada vendor lain yang berasal dari proyek tahun 2024.

Ahmad Yazdi menyebut kliennya kini menjadi pihak yang paling dirugikan karena dana yang diberikan telah digunakan untuk menyelesaikan pembayaran kepada vendor-vendor lain. Sementara hak pengelolaan yang dijanjikan belum terealisasi.

Persoalan tersebut semakin kompleks setelah mantan pimpinan BGN tersandung kasus hukum. Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung kini telah ditahan oleh Kejaksaan Agung.

Menanggapi gelombang protes yang terjadi, Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, menyatakan dirinya tidak mengetahui kesepakatan yang dibuat oleh manajemen sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru bergabung dengan BGN pada akhir September 2025.

Meski demikian, Nanik menegaskan bahwa BGN tidak berencana menghentikan operasional dapur MBG di wilayah 3T. Ia mengakui adanya keluhan dari para investor yang telah membangun fasilitas namun belum mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutannya.

Nanik mengatakan pihaknya telah menerima pengaduan para investor dan berencana membawa persoalan tersebut ke DPR serta pihak terkait untuk mencari solusi yang dapat diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di tengah berbagai persoalan yang mencuat, BGN memastikan pencairan anggaran program Makan Bergizi Gratis secara nasional tetap berjalan sesuai mekanisme. Namun bagi para investor yang telah mengeluarkan dana miliaran hingga ratusan miliar rupiah, kepastian mengenai nasib investasi mereka masih menjadi tuntutan utama yang belum terjawab.

Baca Juga  Prabowo Yakin Indonesia Kuat, Polemik Swasembada Pangan Makin Panas

1 KOMENTAR

  1. APAPUN PEKERJAAN …. KALAU YG MERENCANAKAN, MENGERJAKAN DAN MENJALANKANNYA BUKAN AHLINYA, MAKA TUNGGULAH KEHANCURAN, YG LEBIH MIRISNYA KITA SAAT INI ADALAH ….. HIDUP LAGI TIDAK BAIK2 SAJA, BANYAK SUSAHNYA DARI PADA NYAMANNYA, SEMENTARA PEMERINTAH KITA EFORIA DGN PENGGUNAAN ANGGARAN YG TIDAK BEGITU PRODUGTIF, MALAH KORUPSI2 DIMANA MANA, KEMANA HATI NURANI KITA, MHN KEPADA KITA C MUA YG PUNYA PEDULI TERHADAP NEGARA INI UNTUK BERGERAK BERSAMA SAMA UNTUK TETAP MENGAWAL PEMERINTAH INI, MASIH BANYAK ORANG BAIK2 DI NEGARA KITA INI, DPR DIBUBARKAN SAJA, TAMPA DPR PUN PEMERINTAHAN TETAP BISA JALAN, TAPI DGN CARA YG BENAT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER