2 Begal Sadis di Binjai Ditembak, Pelaku Akhirnya Tertangkap

Deadline – Aksi begal sadis yang menimpa pelajar SMA di Kota Binjai akhirnya mulai terungkap. Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai menangkap dua terduga pelaku pembegalan yang menyebabkan korban bernama Yudha mengalami luka serius.

Kedua pelaku ditangkap di Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Selasa (12/5/2026) sore. Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian.

Dalam proses pengembangan kasus, kedua pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dengan menghadiahi pelaku timah panas.

Usai diamankan, kedua pelaku sempat dibawa ke RSUD Djoelham Binjai untuk menjalani perawatan medis. Kehadiran pelaku di rumah sakit milik Pemko Binjai itu langsung menjadi perhatian warga yang berkerumun di lokasi.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Binjai. Polisi berencana menyampaikan secara lengkap pengungkapan kasus tersebut pada Rabu (13/5/2026).

DPRD Sumut Minta Patroli Malam Diperketat

Anggota DPRD Sumatera Utara HM Yusuf meminta Polres Binjai meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan kriminalitas yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Menurut pria yang akrab disapa Ucok Aang itu, rasa aman masyarakat harus menjadi prioritas utama. Ia juga meminta aksi begal di Kota Binjai ditindak serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami meminta pihak terkait menindaklanjuti kejahatan begal ini agar hal serupa tidak terulang kembali di wilayah Kota Binjai,” tegasnya.

Baca Juga  Penipuan ASN Gresik Terbongkar: Mantan ASN Tipu 14 Orang, Kerugian Tembus Rp1,5 Miliar

Ucok Aang juga mengaku optimistis Tim Khusus Anti Begal yang dibentuk Polres Binjai mampu mengungkap para pelaku kejahatan jalanan yang selama ini meresahkan warga.

“Kita percaya dan yakin pelaku bisa segera ditangkap,” katanya, Selasa (12/5/2026).

Yudha Dijenguk, Biaya Pengobatan Ditanggung

Sebelumnya, Ucok Aang menjenguk korban begal bernama Yudha di Ruang Nusa Indah 5 RSUD Djoelham Binjai pada Senin malam.

Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan dukungan moril kepada keluarga korban sekaligus memastikan biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya.

“Sabar ya, yang kuat. Untuk biaya berobat, saya tanggung,” ucapnya kepada keluarga korban.

Tidak hanya fokus pada proses pemulihan kesehatan, Ucok Aang juga memperhatikan pendidikan Yudha yang masih duduk di bangku kelas X SMA.

Ia berencana berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar pihak sekolah memberikan dispensasi ujian selama korban menjalani pemulihan pasca operasi dan perawatan medis.

“Nanti saya hubungi dinas pendidikan supaya koordinasi ke sekolah, biar Yudha dapat dispensasi ujian selama pemulihan,” katanya.

Pemko Binjai Pinjamkan Motor Dinas untuk Korban

Pemerintah Kota Binjai juga bergerak cepat membantu korban begal. Selain menanggung biaya pengobatan, Pemko Binjai meminjamkan sepeda motor dinas kepada keluarga korban agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal.

Bantuan tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi atau Bang Jiji saat menjenguk korban di RSUD Djoelham Binjai, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga  Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan dari Sekolah Gara-Gara Orang Tua Kritik MBG, Fakta Terungkap

Menurut Bang Jiji, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang menjadi korban tindak kriminal.

“Kami memastikan korban dan keluarga korban dipinjamkan sepeda motor milik Pemko. Dari rakyat untuk rakyat,” ujarnya kepada wartawan.

Dalam kunjungan itu, Bang Jiji juga menjenguk korban lainnya bernama Dini yang tinggal di kawasan Binjai Utara. Ia menyerahkan bantuan sembako dan telepon genggam sebagai dukungan moril kepada korban.

Setelah itu, Bang Jiji mendatangi RSUD Djoelham untuk melihat kondisi Yudha yang menjadi korban pembegalan brutal di kawasan Titi Baru Berngam, Binjai Barat.

Ia memastikan seluruh biaya pengobatan Yudha ditanggung pemerintah melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Kami juga memberikan santunan kepada keluarga, sembako dan satu buah telepon genggam kepada masing-masing korban. Mudah-mudahan bisa membantu,” katanya.

Selain bantuan materi, Pemko Binjai juga menyiapkan pendampingan psikologis atau trauma healing bagi kedua korban karena mengalami trauma akibat aksi kekerasan brutal tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Teratas

spot_img

TERPOPULER