Deadline – Polemik ijazah Joko Widodo kembali mencuat. Kali ini, dorongan datang dari Jusuf Kalla yang meminta agar dokumen asli segera ditunjukkan ke publik.
IJAZAH JOKOWI menjadi sorotan karena dugaan yang beredar sudah berlangsung lama. JK menilai, persoalan ini sebenarnya sederhana dan bisa diselesaikan dengan cepat melalui transparansi.
“Cukup tunjukkan ijazah asli. Selesai,” kata JK di Mabes Polri, Rabu 8 April 2026.
Tekanan Sosial Meningkat
JK melihat polemik ini tidak lagi sekadar isu hukum. Dampaknya sudah meluas ke kehidupan sosial masyarakat.
Perdebatan yang berlangsung hampir tiga tahun dinilai menguras energi publik. Waktu produktif masyarakat terbuang untuk konflik yang tidak kunjung selesai.
Menurut JK, situasi ini memperburuk polarisasi. Perdebatan di media sosial dan ruang publik terus memecah opini warga.
Ia menegaskan, konflik yang dibiarkan berlarut hanya akan memperdalam perpecahan.
Solusi Sederhana: Tunjukkan Dokumen Asli
JK menyampaikan keyakinannya bahwa Jokowi memiliki ijazah asli. Karena itu, ia mendorong langkah terbuka agar polemik berhenti.
Ia menilai, langkah tersebut bisa langsung menutup ruang spekulasi. Publik tidak lagi disibukkan dengan perdebatan yang sama.
“Supaya tidak habis waktu kita,” ujar JK.
Bantah Keterlibatan dan Isu Politik
Dalam kesempatan yang sama, JK juga menepis tudingan bahwa dirinya terlibat dalam pembiayaan pihak tertentu untuk mengusut isu ijazah.
Ia menegaskan posisinya jelas. Ia pernah mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden, sehingga tidak masuk akal jika dikaitkan dengan upaya tersebut.
Langkah hukum yang sedang berjalan, termasuk laporan terhadap Rismon Sianipar di Bareskrim Polri, disebut sebagai bagian dari proses terpisah.
Harapan Selesai Cepat
JK berharap polemik ini tidak terus berlarut. Ia mendorong agar penyelesaian dilakukan dalam waktu dekat.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu terus terbelah karena isu yang bisa diselesaikan secara langsung.
Ia menilai, langkah terbuka dari pihak Jokowi akan menjadi kunci untuk meredakan ketegangan sosial.



